Noda di Wajah Tidak Juga Hilang? Mungkin Ini 3 Penyebabnya

By on Jumat, 15 Maret 2019

Punya noda di wajah membuat sebagian besar orang tidak percaya diri, entah itu nodah hitam, merah, atau lainnya. Sayangnya masalah pada wajah ini lebih sulit dihilangkan, bahkan tidak juga hilang meski sudah diobati. Sebenarnya, apa yang menyebabkan noda ini sangat sulit dihilangkan dari wajah Anda? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Penyebab noda di wajah sulit dihilangkan

Noda pada wajah menandakan adanya bercak, perubahan warna, atau cacat pada kulit, seperti jerawat, bintik hitam, atau bekas luka. Masalah yang mengurangi estetika wajah ini sebagian besar tidak berbahaya. Namun, bisa juga mengancam jiwa jika memang menandakan pertumbuhan kanker kulit.

Supaya kulit halus dan terbebas dari kondisi ini, Anda pasti sudah mencoba berbagai perawatan. Sayangnya, tanpa Anda sadari ada beberapa hal yang membuat noda di wajah ini jadi sangat sulit diatasi, di antaranya:

1. Perubahan hormon

Jerawat terjadi ketika produksi minyak dari kelenjar sebaceous yang terhubung ke folikel rambut menumpuk dan menyebabkan sumbatan di kulit. Dinding folikel ini akan membengkak berisikan komedo, yaitu tumpukan sel kulit mati serta minyak yang berlebih.

Kondisi ini dapat diobati dengan obat jerawat tanpa resep. Namun, noda di wajah ini dapat muncul kembali akibat perubahan hormon. Selain pubertas, menstruasi pada wanita juga memicu jerawat muncul kembali. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Salah satu hormon, yaitu androgen dapat merangsang produksi minyak pada kelenjar sebaceous jadi lebih banyak.

Selain menstruasi dan pubertas, masalah kesehatan yang memengaruhi keseimbangan hormon, seperti sindrom ovarium polikistik juga bisa jadi penyebabnya.

2. Adanya bakteri

Tahukah Anda bahwa bakteri ada di mana-mana? Bakteri yang menempel dapat menyebabkan noda di wajah kembali muncul. Salah satunya Propionibacterium acnes, yaitu jenis bakteri yang bertanggung jawab dalam pembentukan jerawat. Bakteri tersebut mungkin ada di bantal, selimut, atau bahkan menempel pada alat kosmetik Anda tanpa disadari.

Selain itu, jenis bakteri yang berbeda pun bisa menyebabkan infeksi pada kulit. Kulit akan terasa gatal, membengkak, dan menimbulkan luka terbuka pada kulit Anda.

Kemudian, dalam beberapa hari luka akan mengering meninggalkan noda di wajah dan tubuh Anda. Jika Anda masih saja tidak menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama kamar, infeksi kulit maupun jerawat akan terus muncul.

3. Paparan sinar matahari berlebihan

Paparan bintik penuaan di wajah memang tidak berbahaya, namun membuat wajah jadi tidak sedap dipandang. Penyebab terbentuknya flek hitam ini adalah paparan sinar matahari.

Meski Anda butuh sinar matahari agar tubuh tetap sehat, terlalu banyak terpapar sinar ini dapat merusak kesehatan kulit. Selain itu, area kulit tertentu juga bisa berubah warna menjadi lebih gelap bahkan merah karena terbakar (sunburn).

Pada kasus yang parah, sinar matahari yang berlebihan bisa menyebabkan sel-sel kulit jadi tidak abnormal. Membentuk benjolan kecil dengan luka terbuka yang semakin lama akan terus bertambah buruk kondisinya jika Anda terus terpapar sinar matahari.

Lantas, harus bagaimana?

Noda di wajah ada beragam macam. Penyebab sekaligus pemicunya pun berbeda-beda. Jika Anda memiliki masalah seperti ini dan kesulitan untuk menanganinya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan mengevaluasi beragam pemicu dan memberikan perawatan yang lebih tepat supaya Anda terbebas dari masalah kulit ini.

Kabartangsel.com

Source