Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri, pemerintah akan mendorong industri-industri di tanah air untuk mendirikan Politeknik.
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengemukakan, kalau vokasi link and match itu kerja sama antara industri dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), seperti yang sudah dilaksanakan selama ini. Sedangkan yang politeknik itu kemarin beberapa industri yang membangun Politeknik, seperti Indorama. Mereka sudah membuat, kemudian juga yang baru kemarin ground breaking itu juga Astra.
“Nah, tentu model seperti itu kita replikasi di tempat lain,” kata Airlangga kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/5) sore.
Saat ditanya apakah ada insentif untuk industri yang bersedia membangun Politeknik, Menperin Airlangga Hartarto mengemukakan, kalau ada kebutuhan mereka bangun, pemerintah fasilitasi. Salah satu adalah dengan fasilitas perpajakan.
Disampaikan Menperin, setelah Astra dan Indorama yang membangun Politeknik, yang lain nanti akan mengikuti sesudah aturan insentif perpajan diterbitkan. “Nanti kami akan beritakan,” ujarnya.
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2











