Kuasa hukum Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, Amin Fahrudin membantah kliennya mengucapkan kematian ratusan petugas KPPS karena senyawa kimia. Fahrudin menegaskan bahwa pernyataan kematian massal anggota KPPS karena senyawa kimia bukan dari kliennya.
“Kami menganggap apa yang jadi tuduhan klien kami bahwa ada kematian massal dari KPPS hampir sejumlah 600 diakibatkan adanya senyawa kimia, itu bukanlah pernyataan atau statemen dari klien kami dokter Ani Hasibuan,” terang Fahrudin di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/5/2019).
“Media portal ini dia melakukan framing dan mengambil statement dari pernyataan beliau ketika wawancara di TV One. Klien kami itu tidak pernah diwawancara, tidak pernah jadi narsum sehingga klien kami tidak bertanggung jawab dengan apa yang jadi muatan dan isi pemberitaan media ini,” sambungnyanya.
Namun Fahrudin mengakui sebelum melakukan wawancara dengan stasiun televisi swasta, kliennya dan beberapa orang sempat ke Gedung DPR bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Tujuannya untuk melaporkan peristiwa meninggalnya ratusan KPPS itu kepada Fahri.
“Memang ada kelompok lain atau pelapor lain yang menyinggung soal racun tapi itu bukan statemen dari Bu Ani, bukan pernyataan tertulis dari Bu Ani karena kami dapat tertulis apa yang disampaikan Bu Ani dalam forum hiring dengan pimpinan DPR itu. Jadi sama sekali Ibu Ani enggak menyatakan bahwa KPPS mati massal karena ada racun,” tegasnya.
Ani sebelumnya dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian. Pemeriksaan polisi itu terkait artikelnya di sebuah portal berita tamshnews.com pada 12 Mei 2019.
Dalam headline portal tamshnews.com yang bertulisan ‘The Reality Leading, Media NKRI’, dalam tulisan berformat surat kabar itu terdapat foto Ani Hasibuan. Dalam portal tersebut tertulis ‘dr Ani Hasibuan SpS: Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal’, demikian judul tulisan di The Reality Leading, Media NKRI, sebagaimana yang ditunjukkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. (pmj)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














