Hukum
Pengasuh Pembunuh Bayi Sempat Panik dan Ingin Kabur

Kabartangsel.com- Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Dedy Kurniawan akhirnya memastikan pembunuh bayi mutia berusia 3 bulan adalah pengasuhnya sendiri bernama Lomrah (66). Lomrah membuh bayi tersebut karena kesal tangisan bayi tak kunjung redah.
“Tersangka Lomrah menganiaya bayi yang digendongnya, lantaran kesal karena menangis terus,” terang Dedy Kurniawan di kantornya, Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa (29/1/2019).
Usai mengetahui bayi Mutia tewas dan tak bernapas, Lomrah panik dan keluar rumah dengan membawa bayi naas tersebut. Ia menemui driver ojek online di depan komplek tersebut dan meminta untuk mengantarkannya ke sebuah tempat. Karena curiga, driver ojek online enggan mengantarnya.
“Tersangka sempat membawa bayi keluar rumah dalam keadaan tak bernyawa. Tersangka panik dan meminta antar driver ojek online. Tapi ditolak. Dan driver ojek online curiga,” terang Dedy.
Kecurigaan driver ojek online lantaran melihat wajah tersangka begitu panik dan pucat. Karena ditolak, Lomrah kembali ke rumah. Driver ojek online mengikutinya dan berinisiatif melaporkannya ke tetangga korban yang kebetulan dokter. Setelah dilaporkan, polisi langsung meringkus Lomrah ditempat kejadian. (Fjr/Gtg-03).
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























