Bisnis
Plastic Bank Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan bagi Pemulung

Sebanyak 3.094 anggota komunitas pengumpul plastik beserta keluarganya yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia sudah memiliki akses terhadap layanan kesehatan gratis melalui kerja sama antara Plastic Bank dan BPJS Kesehatan.
Sejak tahun 2021, Plastic Bank telah membayar iuran bulanan BPJS Kesehatan para anggotanya beserta keluarga mereka yang menggunakan sampah plastik sebagai mata uang.
Program BPJS Kesehatan gratis ini terbuka untuk seluruh anggota aktif Plastic Bank, yang sudah terdaftar selama minimal 3 bulan dan mengumpulkan plastik daur ulang minimal 50 kilogram setiap bulannya.
Melalui program Jaminan BPJS Kesehatan tersebut, anggota komunitas Plastic Bank mendapatkan akses layanan kesehatan penuh, termasuk rawat jalan dan rawat inap, serta layanan kesehatan mental. Program ini turut mengurangi kekhawatiran anggota komunitas jika mengalami sakit dan juga kekhawatiran akan biaya pengobatan.
Menurut Frederick Saman, Country Manager Plastic Bank Indonesia, program BPJS Kesehatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen Plastic Bank untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas pengumpul plastik yang sering kali termarginalkan, padahal mereka memiliki peran yang sangat penting dalam melestarikan lingkungan.
“Kami juga berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan dengan memberdayakan komunitas yang mengumpulkan plastik daur ulang dan menukarnya dengan pendapatan serta berbagai manfaat sosial lainnya sehingga turut meningkatkan tingkat daur ulang di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (8/3), di Jakarta.
Program BPJS Kesehatan gratis bagi anggota Plastic Bank tersebut didanai melalui Impact Program Plastic Bank, di mana Plastic Bank bermitra dengan perusahaan lokal maupun global yang mendukung upaya pengumpulan dan daur ulang plastik dengan membeli plastic credit dari Plastic Bank.
Selain memfasilitasi pendaftaran dan menanggung iuran bulanan bagi anggota dan keluarganya, Plastic Bank bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai berbagai manfaat jaminan kesehatan tersebut. Upaya tersebut dilakukan baik melalui sesi online maupun offline.
“Sebagai seseorang yang mengidap penyakit paru-paru, kemampuan saya untuk bekerja dan mencari nafkah menjadi sangat terganggu,” tutur Asis Wijayanto, anggota komunitas Plastic Bank di Tabanan, Bali, sekaligus penerima BPJS Kesehatan gratis.
Dengan adanya BPJS Kesehatan yang didaftarkan dan dibayarkan oleh Plastic Bank, kini ia bisa mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis.
“Dari pengobatan yang saya lakukan secara rutin, kesehatan saya semakin membaik sehingga saya dapat bekerja dan menafkahi istri dan anak saya kembali,” kata Asis.
(rls/MC)
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek3 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air


























