Nasional
Presiden Jokowi Minta Khofifah-Emil Langsung Tancap Gas

Kabartangsel.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2). Usai pelantikan, Presiden Jokowi langsung meminta Khofifah-Emil untuk tancap gas bekerja.
“Semuanya, pesan saya tadi hanya satu, cepet. Gas, bekerja,” kata Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Secepat-cepatnya langsung tancap gas bekerja untuk masyarakat di Provinsi Jawa Timur, untuk Ibu Khofifah Indar Parawansa dan juga untuk Pak Emil Dardak,” lanjutnya.
Khofifah dan Emil resmi menggantikan Gubernur Jawa Timur sebelumnya, Soekarwo, yang masa jabatannya berakhir pada 12 Februari 2019. Khofifah sudah menyiapkan agenda di awal menjabat.
Sedianya, Khofifah dan Emil akan langsung menyambangi KPK malam ini. Dilanjutkan dengan kunjungan ke Badan Pemeriksa Keuangan, Kamis (14/2) besok.
Selain itu, keduanya akan menjalankan program 99 hari kerja. Program tersebut bakal dibagi dalam tiga tahap. Meski belum diungkap terperinci, ada sejumlah sektor yang bakal menjadi sasaran dalam program 99 hari itu.
Salah satunya adalah maksimalisasi layanan publik yang bersentuhan langsung dengan hajat masyarakat. Misalnya sektor pendidikan, kesehatan, hingga percepatan izin bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Untuk merealisasikannya, Khofifah menyiapkan program yang diberi label Cetar. Singkatan dari Cepat, Tanggap, dan Responsif. Rencananya, program itu mulai dikonsolidasikan pada Jumat (15/2) besok.
“Kami akan ke dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) untuk melihat seberapa jauh sinergi dinas-dinas,” katanya.
Sebab, nanti diskominfo provinsi menjadi leading sektor untuk bersinergi dengan diskominfo kabupaten/kota di Jatim.
Rencana lain yang masuk program 99 hari adalah One Pesantren One Product. Tiap pesantren diharapkan bisa memiliki satu produk unggulan. Konsep tersebut tak terlepas dari perkembangan dunia e-commerce.
Untuk keperluan itu, Khofifah sudah menyiapkan sejumlah skema. Salah satunya adalah kerja sama dengan pemerintah Australia untuk promosi dan pengembangan pasar. Program prioritas lain yang segera digarap Khofifah-Emil adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jatim 2019-2024.
“Harus segera dikerucutkan sampai pada kristalisasi agar seiring dengan visi-misi kami dalam Nawa Bhakti Satya (nama program kerja Khofifah-Emil, Red),” katanya.
Khofifah bakal menyampaikannya kepada DPRD awal pekan depan. “Akan kami ungkapkan dalam penyampaian visi-misi,” jelasnya.
(JPC)
Banten2 hari agoDownload SPTJM SPMB Banten 2026
Banten3 hari agoPra SPMB 2026 Provinsi Banten
Banten3 hari agoJadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKh Provinsi Banten 2026
Banten2 hari agoJuknis SPMB Banten 2026
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie Lantik 6 Pejabat Eselon II Tangsel, Open Bidding Terakhir Diganti Sistem Merit
Nasional7 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji
Banten6 hari agoTargetkan Juara Umum, Pilar Saga Ichsan: Tangsel Siap Gelar Porprov Banten 2026
Pemerintahan7 hari agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangsel, Pilar Saga Ichsan Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional





















