Bisnis
Siap Kejar Target 2025, BRI Finance Perkuat Strategi di Captive BRI
Jakarta, 20 Januari 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) telah menetapkan target pertumbuhan konservatif di tahun 2025, berkaca pada keadaan ekonomi nasional dan global. Target penyaluran pembiayaan multiguna tahun ini yakni meningkat sebesar 5,26% dari target tahun 2024. Guna mengamplifikasi target tersebut, strategi bisnis BRI Finance pada tahun 2025 berfokus dalam memaksimalkan pertumbuhan pembiayaan konsumer melalui transformasi yang dijalankan secara komprehensif dan berkelanjutan. Tentunya tetap memperhatikan pengelolaan risiko, optimalisasi customer-based BRI sebagai induk perusahaan, prospek market, serta inovasi produk yang relevan.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “Menghadapi tahun 2025 ini, BRI Finance menggencarkan transformasi bisnis yang mengutamakan pertumbuhan berkelanjutan namun juga komprehensif untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat. Untuk itu, kami memperkuat strategi ke captive BRI salah satunya melalui sinergi joint financing di segmen konsumer. Tidak kalah pentingnya dari sisi digital, BRI Finance juga beralih pada proses bisnis yang semakin seamless untuk meningkatkan customer experience yang lebih baik.”
Porsi pembiayaan multiguna terhadap total realisasi penyaluran pembiayaan sejauh ini tercatat sebesar 45,05%. Dalam hal ini, strategi pembiayaan dari sisi captive market diperlukan khususnya untuk membantu konsumen dalam memaksimalkan keuntungan, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kepuasan konsumen. Faktor yang mendorong meningkatnya pembiayaan multiguna dalam situasi saat ini didorong oleh masih banyaknya masyarakat yang memerlukan dana untuk berbagai kebutuhan seperti pembelian barang, renovasi rumah, biaya pendidikan, dan hingga modal usaha.
Mengawali tahun 2025, BRI Finance memberikan penawaran promo pembiayaan yang menarik. Promo ini mencakup cicilan ringan mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 5 tahun untuk kendaraan motor, cicilan mobil baru dengan bunga ringan mulai dari 2,75% p.a, serta pencairan dana tunai hingga 90% dari harga kendaraan dengan jaminan BPKB melalui program BRI Flash.
Wahyudi menambahkan, “Strategi sinergi captive market BRI ini tentunya juga diharapkan dapat mendorong profitabilitas bisnis dan keberlanjutan dalam jangka panjang. Di sisi lain juga, membantu nasabah setia kami mewujudkan tujuan finansial mereka melalui keleluasaan dalam memilih produk BRI Finance yang kompetitif, tepat guna, serta kemudahan mendapatkan akses dana tunai dengan cepat melalui teknologi digital.”
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin








































