Lifestyle
Sindrom Zollinger Ellison Bisa Buat Asam Lambung Naik, Hati-Hati!

Asam lambung naik karena maag ternyata tidak cuma disebabkan oleh GERD atau gastritis. Apabila ada luka di lambung Anda, kondisi ini bisa memunculkan sindrom Zollinger Ellison yang juga membuat asam lambung gampang naik.
Apa itu sindrom Zollinger Ellison?
Sindrom Zollinger Ellison (ZES) adalah masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (bagian teratas dari usus 12 jari). Tumor ini disebut gastrinoma, dam bisa bersifat jinak atau ganas yang berpotensi kanker.
Tidak ada yang tahu pasti penyebab dari pertumbuhan tumor gastinoma yang memicu sindrom Zollinger Ellison. Akan tetapi, sebanyak 25-30% kasus gastrinoma disebabkan oleh kelainan genetik bawaan yang disebut multiple neoplasia tipe 1 (MEN 1). Mutasi MEN 1 merangsang hormon yang memicu tumbuhnya tumor di kelenjar endokrin dan usus 12 jari.
Kemunculan tumor gastrinoma akan menyebabkan produksi hormon gastrin jadi berlebihan, sehingga meningkatkan volume cairan asam lambung. Asam lambung yang berlebihan lama-lama akan mengikis lapisan lambung dan menyebabkan luka. Setidaknya 90% orang pengidap ZES memiliki luka di lambung maupun di usus 12 jari-nya.
Adanya luka pada organ pencernaan membuat pengidap ZES lebih rentan mengalami maag (tukak lambung) kambuhan daripada populasi umum.
Sindrom ini lebih sering ditemukan pada pria usia 30-50 tahun.
Tanda dan gejala sindrom Zollinger Ellison

Selain asam lambung yang rentan naik, ZES umumnya menyebabkan sakit perut dan diare yang disertai dengan berbagai gejala berikut:
- Mual
- Muntah; muntah darah, pada kasus yang sudah parah.
- Berat badan turun drastis tanpa sebab,
- Kehilangan selera makan
Bagaimana penanganan sindrom Zollinger Ellison?

Sindrom Zollinger Ellison sering dikira sebagai GERD. Namun, gejala pencernaan yang muncul akibat ZES biasanya lebih parah daripada GERD sehingga pengobatannya akan sangat berbeda dari GERD.
Salah satu cara utama untuk menangani sindrom Zollinger Ellison adalah mengurangi jumlah asam lambung dan mengobati luka di lambung dengan penggunaan kombinasi obat proton pump inhibitor (PPI), seperti lansoprazole (Prevacid), Omeprazole (Prilosec, Zegerid), pantoprazole (Protonix), dan rabeprazole (Aciphex). Selain itu, diperlukan juga obat Somatostatin analog seperti octreotide untuk menekan produksi hormon gastrin guna mengurangi keparahan gejalanya.
Apabila kasusnya parah, dokter mungkin merekomendasikan Anda untuk menjalani bedah pengangkatan tumor untuk mencegahnya berkembang mengganas jadi kanker lambung. Untuk tumor yang bersifat kanker dapat diatasi dengan kemoterapi atau terapi radiasi.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia























