PrandiMet Obat Apa? Fungsi, Dosis, Efek Samping, dan Lain-Lain

By on Selasa, 25 September 2018

Kegunaan PrandiMet

Obat apakah PrandiMet?

PrandiMet adalah pengobatan untuk diabetes yang terdiri atas kombinasi dua obat, yaitu repaglinide dan metformin. Obat ini digunakan bersamaan dengan program diet dan olahraga untuk membantu kontrol gula darah pada pasien dewasa dengan diabetes tipe dua.

Kontrol gula darah pada penderita diabetes dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Kontrol diabetes yang benar juga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke.

PrandiMet adalah obat oral yang terdiri atas repaglinide dan metformin. Repaglinide bekerja dengan cara mendorong pelepasan insulin alami tubuh. Sementara itu, metformin yang termasuk ke dalam golongan biguanid bekerja dengan cara menurunkan jumlah gula yang diproduksi oleh hati dan yang diserap oleh usus saat proses pencernaan. Kedua obat ini juga bekerja dengan cara membantu mengembalikan respons tubuh Anda terhadap insulin.

Bagaimana aturan minum PrandiMet?

PrandiMet adalah obat oral yang dikonsumsi 15 menit sebelum makan. Konsumsinya 2-3 kali sehari atau sesuai dengan arahan yang diberikan dokter Anda. Jangan mengonsumsi obat ini jika Anda tidak akan makan dalam waktu 30 menit. Anda dapat minum obat ini tepat sebelum jadwal makan jika dibutuhkan. Jangan mengonsumsi obat ini jika Anda tidak akan makan untuk menghindari terjadinya risiko efek samping. Minumlah kembali obat ini jika Anda akan makan besar.

Dokter Anda mungkin akan memberikan obat ini dalam dosis rendah terlebih dulu dan meningkatkannya secara bertahap untuk menghindari terjadinya efek samping, seperti sakit perut. Dosis yang diberikan telah mempertimbangkan respons tubuh dan kondisi kesehatan Anda. Jangan mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Jika Anda mengganti obat diabetes lain, seperti chlorpropamide, informasikan kepada dokter Anda untuk menghentikan obat lama dan memulai kombinasi obat ini. Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk memudahkan Anda mengingat, minumlah pada waktu yang sama setiap harinya.

Bagaimana cara penyimpanan PrandiMet?

Simpan obat ini pada suhu ruangan. Hindari dari cahaya langsung dan jangan menyimpan obat ini pada ruangan bertemperatur lembap, seperti di kamar mandi. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram atau membuang obat ini ke toilet atau saluran pembuangan kecuali diinstruksikan demikian. Buang produk ini ketika telah mencapai masa kedaluwarsa atau tak lagi digunakan. Konsultasikan dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang obat ini.

Dosis

Bagaimana dosis PrandiMet untuk pasien dewasa?

Dosis PrandiMet diberikan dengan mempertimbangkan pengobatan lain yang mungkin sedang dijalani, efektivitas, dan toleransi tubuh terhadap pengobatan.

Dosis awal:

  • Pasien yang gula darahnya tidak terkontrol hanya dengan terapi tunggal metformin: repaglinide 1 mg/metformin 500 mg, dua kali sehari bersamaan dengan makan
  • Pasien yang gula darahnya tidak terkontrol hanya dengan terapi tunggal meglitinide: dosis meglitinide yang sedang dikonsumsi ditambah dengan metformin 500 mg, dua kali sehari bersamaan dengan makan
  • Pasien yang telah mengonsumsi repaglinide dan metformin dalam dua tablet yang terpisah: berikan dosis yang sama ketika beralih ke PrandiMet dengan dosis yang tengah dikonsumsi atau mendekati, namun jangan melebihi

Tingkatkan dosis yang diberikan berdasarkan hasil pengobatan dan toleransi tubuh.

Dosis maksimum setiap kali minum: repaglinide 4 mg/metformin 1.000 mg

Dosis maksimum harian: repaglinide 10 mg/metformin 2.500 mg

Bagaimana dosis PrandiMet untuk anak-anak?

Dosis pada pasien anak-anak belum ditetapkan. Penggunaan obat ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Konsultasikan dengan dokter Anda terkait penggunaan obat yang tepat untuk anak Anda.

Bagaimana dosis PrandiMet untuk lansia?

Takaran yang diberikan sama dengan dosis yang diberikan untuk pasien dewasa. Namun, jangan memberikan obat ini kepada lansia yang berumur lebih dari 80 tahun tanpa melakukan tes fungsi ginjal dan dinyatakan normal.

Dalam dosis dan sediaan apakah PrandiMet (repaglinide-metformin) tersedia?

Tablet, Oral: 1 mg/500 mg; 2 mg/500 mg

Efek samping

Efek samping apa saja yang mungkin terjadi akibat konsumsi PrandiMet?

Perlu diingat bahwa ketika dokter Anda memberikan PrandiMet, ia menilai bahwa manfaat yang diberikan lebih besar daripada risiko efek samping yang mungkin terjadi. Salah satu efek samping yang mungkin terjadi adalah asidosis laktat yang dapat terjadi akibat konsumsi metformin dalam PrandiMet. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus maka akan berakibat fatal.

Jika Anda menemui gejala seperti nyeri otot atau lemas, dingin atau mati rasa pada kaki dan lengan, masalah bernapas, sakit perut, mual disertai muntah, denyut jantung tak beraturan, perasaan lemas dan lelah.

Obat ini juga dapat menyebabkan hipoglikemia, terutama jika Anda mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, melakukan olahraga berat, dan tidak mengonsumsi cukup kalori. Gejalanya dapat berupa keringat dingin, badan gemetar, pusing, rasa kantuk, detak jantung yang cepat, pingsan, kesemutan pada tangan dan kaki, serta rasa lapar. Segera konsumsi makanan atau minuman yang dapat menaikkan kadar gula darah dengan cepat, seperti gula, madu, atau permen.

Gejala hiperglikemia juga bisa terjadi, seperti rasa haus berlebih, meningkatnya frekuensi buang air kecil, kebingungan, rasa kantuk, wajah memerah, bernapas cepat, dan napas bau buah. Informasikan kepada dokter Anda jika mengalami hal ini. Anda mungkin membutuhkan penambahan dosis.

Beberapa efek samping yang umum muncul akibat konsumsi PrandiMet, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Nyeri sendi
  • Penambahan berat badan

Efek samping biasanya dirasakan sebagai bentuk penyesuaian awal tubuh terhadap pengobatan dan akan hilang dengan sendirinya. Jika gejala ini tak kunjung sembuh atau memburuk, segera hubungi dokter Anda.

Gejala alergi serius diketahui jarang terjadi akibat konsumsi obat ini. Namun, segera hubungi dokter Anda jika menemukan gejala reaksi alergi, seperti ruam, gatal, bengkak pada area wajah, lidah, dan tenggorokan, pusing yang hebat, dan sesak napas.

Daftar di atas bukan merupakan daftar lengkap terkait efek samping yang mungkin dihasilkan oleh PrandiMet. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan efek samping yang Anda khawatirkan akan terjadi.

Peringatan dan pencegahan

Apa saja yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi PrandiMet?

  • Informasikan kepada dokter Anda jika memiliki alergi obat, terutama pada repaglinide dan metformin, serta obat-obatan lainnya. Kombinasi dua obat ini mungkin mengandung komposisi lain yang juga dapat menimbulkan reaksi alergi.
  • Sebelum mengonsumsi PrandiMet, informasikan kepada dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki termasuk penyakit yang pernah dan sedang diderita, terutama jika Anda memiliki masalah pada ginjal, pernapasan (seperti asma), kelainan darah (seperti anemia, defisiensi vitamin B12), masalah pada jantung (gagal jantung, baru terkena serangan jantung), penyakit yang menyerang organ hati, atau serangan stroke yang baru dialami.
  • PrandiMet tidak diperuntukkan bagi pasien dengan diabetes ketoasidosis. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan lain
  • Obat ini mungkin dapat menyebabkan pandangan kabur, rasa pusing, atau rasa kantuk yang parah akibat turunnya kadar gula dalam darah secara drastis. Hindari aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, seperti menyetir, sebelum mengetahui bagaimana respons tubuh Anda terhadap pengobatan ini
  • Sebelum melakukan operasi atau melakukan pemeriksaan menggunakan sinar X atau scanning yang mengharuskan Anda menggunakan cairan kontras, informasikan kepada dokter Anda mengenai penggunaan PrandiMet.
  • Pada orang tua, risiko hipoglikemia dan asidosis laktat menjadi lebih besar. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan terjadinya efek samping ini
  • Obat ini dapat mendorong terjadinya ovulasi meskipun Anda sudah memasuki masa premenopause dan menyebabkan kehamilan yang tak direncanakan. Diskusikan kepada dokter Anda jika Anda sedang melakukan program kontrol kelahiran
  • Informasikan kepada dokter Anda jika Anda berencana hamil atau tengah hamil namun harus melakukan kontrol gula darah. Dokter Anda mungkin akan mempersiapkan alternatif pengobatan atau melakukan penyesuaian dosis

Apakah PrandiMet aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Belum ada penelitian yang memadai mengenai risiko pada janin yang dilakukan pada wanita hamil. Namun, studi yang dilakukan pada hewan mamalia (tikus) menunjukkan adanya risiko pada janin. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda tengah hamil dan membutuhkan kontrol gula darah. Badan POM Amerika Serikat mengategorikan obat ini ke dalam kategori C (mungkin berisiko).

Belum diketahui apakah PrandiMet juga dialirkan keluar dari tubuh melalui ASI. Anda direkomendasikan untuk tidak mengonsumsi obat ini jika sedang menyusui.

Interaksi

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Daftar berikut tidak memuat seluruh obat-obatan yang mungkin menimbulkan interaksi obat. Informasikan kepada dokter Anda jika tengah dalam pengobatan, terutama untuk konsumsi obat:

  • Insulin NPH
  • Clopidogrel
  • Gemfibrozil
  • Trimethoprim
  • Obat antijamur (seperti itraconazole dan ketoconazole)
  • Antibiotik makrolida (seperti erythromycin)
  • Rifamycins (seperti rifabutin)
  • Antibiotik (seperti cephalexin dan penicillin)
  • Probenecid

Simpan semua daftar obat yang Anda konsumsi dan informasikan kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi PrandiMet, termasuk obat-obatan yang diresepkan, nonresep, vitamin, ataupun obat herbal.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat atau overdosis?

Konsumsi PrandiMet dapat menyebabkan hipoglikemia yang membahayakan. Gejala dari hipoglikemia yang cukup parah adalah lemas yang luar biasa, pandangan kabur, berkeringat, kesulitan berbicara, tremor, nyeri pada perut, kebingungan, dan kejang. Segera hubungi bantuan darurat medis (119) atau segeralah ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Bagaimana jika saya melewatkan jadwal minum obat?

Minumlah dosis yang terlewat sesegera mungkin setelah Anda mengingatnya. Namun, lewatkan jadwal yang terlupakan jika jaraknya sudah terlalu dekat dengan jadwal selanjutnya atau jika Anda tidak akan makan. Lanjutkan minum obat pada jadwal reguler disertai dengan makan. Jangan menggandakan dosis pada satu kali jadwal minum obat.

Kabartangsel.com

Source