Siswa MIN 2 Tangsel Raih Medali Perunggu Pada Ajang IMC Singapore 2019

By on Kamis, 8 Agustus 2019
Siswa MIN 2 Tangsel Raih Medali Perunggu Pada Ajang IMC Singapore 2019

SINGAPURA (Kabartangsel.com) – Siswi Kelas 6 MIN 2 Tangsel, Aisha Naura Mu’minah, berhasil meraih medali Perunggu pada ajang International Mathematics Contest Singapore (IMC Singapore) ke-15 tahun 2019, yang diadakan pada tanggal 2-5 Agustus 2019 di Singapura.

Aisha termasuk salah satu dari tim pelajar Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia. Pada ajang tersebut, Indonesia berhasil meraih 8 medali emas, 17 perak, 31 perunggu, dan 23 merit.

IMC Singapore merupakan ajang kompetesi matematika untuk pelajar kelas 1 SD hingga 12 SMA. Pada tahun ini diikuti oleh 1.214 peserta dari 16 negara, yaitu Australia, China, Filipina, Khazakstan, Korea Selatan, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Malaysia, Myanmar, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.

IMC Singapore bukan hanya kompetisi matematika, tetapi juga merupakan ajang persahabatan, pertukaran ilmu, dan kebudayaan. Hal ini tergambar pada adanya kegiatan penampilan budaya dari masing-masing negara dan tukar souvenir pada acara Prize Giving Ceremony IMCS diantara para peserta.

Pada IMC Singapore 2019 ini Indonesia mengirimkan 79 siswa dari berbagai sekolah di  Indonesia, salah satunya MIN 2 Tangsel. Kegiatan ini diawali dengan pembinaan atau karantina yang dilaksanakan di KPM Bogor, Jawa Barat pada tanggal 21 Juli sampai 26 Juli 2018.

Kegiatan karantina meliputi, bangun pagi, puasa Senin Kamis, shalat berjama’ah, tadarus al-Quran, kuliah subuh, olahraga, jalan pagi, kegiatan pembinaan materi IMC, bahasa Inggris, team building, kelas eksplorasi latihan, dan kegiatan lainnya.

Kepala MIN 2 Tangsel, Ahmad Saihu, mengucap syukur dan bangga atas prestasi anak didiknya.

“Syukur Alhamdulillah, kami semua merasa bangga atas prestasi ananda Aisha. Insya Allah kami akan terus memberikan semangat dan dukungan kepada anak didik kami. Tentunya semua ini hasil dari latihan, kemauan, kesungguhan, dan pembinaan dari para guru MIN 2 Tangsel,” pungkasnya. (Kemenag Tangsel)