Hukum
Tak Terulang Tawuran, Sudin Pendidikan: Anak Diterapkan Belajar Malam

Kabartangsel.com – Anak – anak di bawah umur yang menjadi korban geng motor di wilayah Jakarta Barat, ternyata dipengaruhi oleh faktor lingkungan para alumni di sekolah mereka.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Tajjudin. Ia mengatakan bahwa anak – anak sudah harus dididik serta diterapkan belajar malam agar kejadian tawuran tidak terulang kembali.
“Kami dari Dinas Pendidikan Jakarta Barat telah melakukan himbauan kepada sekolah – sekolah terutama wilayah Jakarta Barat, agar anak – anak diberikan pengajaran pada malam hari sehingga anak tidak keluar larut malam,” imbau Tajjudin, kepada Kabartangsel.com News di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (19/02/2019).
Tajjudin juga berharap dengan program ini anak – anak menjadi terjaga di malam hari dan bisa meraih prestasi dalam bidang akademik di sekolahnya.
“Dengan demikian harapan kita bisa lebih baik lagi untuk anak – anak dan mereka bisa meraih cita-citanya setinggi langit,” tutup Tajjudin. (FJR/ FER).
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























