Hukum
Tak Terulang Tawuran, Sudin Pendidikan: Anak Diterapkan Belajar Malam

Kabartangsel.com – Anak – anak di bawah umur yang menjadi korban geng motor di wilayah Jakarta Barat, ternyata dipengaruhi oleh faktor lingkungan para alumni di sekolah mereka.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Tajjudin. Ia mengatakan bahwa anak – anak sudah harus dididik serta diterapkan belajar malam agar kejadian tawuran tidak terulang kembali.
“Kami dari Dinas Pendidikan Jakarta Barat telah melakukan himbauan kepada sekolah – sekolah terutama wilayah Jakarta Barat, agar anak – anak diberikan pengajaran pada malam hari sehingga anak tidak keluar larut malam,” imbau Tajjudin, kepada Kabartangsel.com News di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (19/02/2019).
Tajjudin juga berharap dengan program ini anak – anak menjadi terjaga di malam hari dan bisa meraih prestasi dalam bidang akademik di sekolahnya.
“Dengan demikian harapan kita bisa lebih baik lagi untuk anak – anak dan mereka bisa meraih cita-citanya setinggi langit,” tutup Tajjudin. (FJR/ FER).
Nasional6 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Ratas yang Dipimpin Presiden, Bahas Giant Sea Wall Nasional
Bisnis6 hari agoPALMEX Jakarta 2026 Digelar 6-7 Mei
Bisnis6 hari agoBeanStar Coffee Resmikan Gerai ke-3 di Gandaria City Mall
Bisnis6 hari agoEufy Rilis Pompa ASI Handsfree Berteknologi HeatFlow™
Banten6 hari agoTuntut Evaluasi Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Banten, Subhan Setiabudi Terima Massa Aksi
Banten6 hari agoH. Oong Syahroni Dukung Gerakan Tanam Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Banten
Internasional5 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Bisnis5 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah



























