Hukum
Tak Terulang Tawuran, Sudin Pendidikan: Anak Diterapkan Belajar Malam

Kabartangsel.com – Anak – anak di bawah umur yang menjadi korban geng motor di wilayah Jakarta Barat, ternyata dipengaruhi oleh faktor lingkungan para alumni di sekolah mereka.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Tajjudin. Ia mengatakan bahwa anak – anak sudah harus dididik serta diterapkan belajar malam agar kejadian tawuran tidak terulang kembali.
“Kami dari Dinas Pendidikan Jakarta Barat telah melakukan himbauan kepada sekolah – sekolah terutama wilayah Jakarta Barat, agar anak – anak diberikan pengajaran pada malam hari sehingga anak tidak keluar larut malam,” imbau Tajjudin, kepada Kabartangsel.com News di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (19/02/2019).
Tajjudin juga berharap dengan program ini anak – anak menjadi terjaga di malam hari dan bisa meraih prestasi dalam bidang akademik di sekolahnya.
“Dengan demikian harapan kita bisa lebih baik lagi untuk anak – anak dan mereka bisa meraih cita-citanya setinggi langit,” tutup Tajjudin. (FJR/ FER).
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM








































