Connect with us

Lifestyle

Tips Mengajari Anak ADHD agar Mau Minum Obat

Anak-anak biasanya kesulitan ketika harus meminum obat berbentuk padat seperti kapsul dan tablet, terutama bagi mereka yang mengidap ADHD (attention deficit hyperactivity disorder). Meski demikian, memastikan anak rutin meminum obatnya tetap harus dilakukan agar bisa mengurangi munculnya gejala-gejala yang sekiranya dapat mengganggu aktivitas mereka. Untungnya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika membimbing anak dengan ADHD saat minum obat.

Agar anak ADHD mau minum obat, ikuti tips ini

mengajari anak minum obat
Sumber: The Wigley Family

Memang, memastikan anak telah meminum obatnya mungkin memakan waktu yang lama, apalagi di masa awal anak terdiagnosis. Butuh pendekatan dan cara khusus agar minum obat tak terlewat dari jadwalnya. Berikut tips yang bisa Anda ikuti.

Jelaskan pada anak ADHD tentang kewajibannya minum obat

Kebanyakan orang akan cenderung melakukan sesuatu ketika mereka telah mengetahui alasan dan tujuan di baliknya, hal ini mungkin juga berlaku pada anak Anda.

Alih-alih memberikan kata-kata yang menggantung seperti, “Udah minum aja, ‘kan cuma sebentar”, sebaiknya jelaskan pada anak mengapa ia harus meminum obatnya.

Berikan penjelasan dengan kata-kata yang bisa dimengerti oleh anak Anda, hindari mengeluarkan alasan yang membuat anak merasa ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya.

Advertisement

Anda bisa mengatakan pada anak bahwa tubuhnya memiliki cara kerja yang berbeda. Untuk menjaganya tetap sehat ia pun harus meminum obatnya.

Gunakan sedotan bermotif untuk mengalihkan anak dari rasa obat

Jangankan anak-anak, orang-orang yang telah dewasa pun tidak menganggap minum obat sebagai kegiatan yang menyenangkan.

Banyak yang enggan berhadapan dengan rasa pahitnya. Begitu juga dengan obat untuk meringankan gejala ADHD, ketika anak minum obat dengan cara menggigitnya, bisa saja ia tak mau meminumnya lagi.

Anda bisa membantunya dengan meletakkan obat di area tengah lidah yang jauh dari ujung atau juga di bawah lidah, lalu segera berikan anak minum menggunakan sedotan bermotif.

Advertisement

Dengan cara ini diharapkan anak akan lebih memperhatikan motif pada sedotan dan tidak lagi memikirkan rasa pahit yang muncul dari obat.

Padukan dengan makanan

Cara lain untuk membuat anak dengan ADHD mau minum obat adalah memadukannya bersama makanan manis.

Anda bisa menyuapkan makanan manis seperti madu, yogurt, dan puding setelah memasukkan obat ke dalam mulut agar anak bisa menelan secara bersamaan.

Anda juga bisa memasukkan roti atau kue kering agar rasa pahitnya tercampur dengan yang lain ketika anak menggigitnya.

Advertisement

Pilih obat dalam bentuk yang lainnya

Jika anak masih kesulitan ketika meminum obat tablet, mintalah pada dokter atau terapis untuk memberikan obat yang lebih mudah ditelan. Salah satunya adalah obat Quillivant XR.

Quillivant RX yang termasuk ke dalam ritalin berwujud cair dan tentunya sangat mudah ditelan. Ritalin adalah jenis obat stimulan yang bekerja dengan cara memengaruhi sistem saraf pusat untuk meningkatkan kadar dopamin dalam otak. Dopamin adalah zat kimia yang dikaitkan dengan rasa senang, tenang, dan bahagia.

Pilihan lainnya adalah obat-obatan yang bisa ditaburkan dan dicampur dengan makanan lainnya seperti Adderall XR, Focallin XR. Ada juga obat yang bisa larut di air seperti Vyanse. Obat tempel seperti Daytrana juga dapat Anda coba.

Hal-hal yang harus diketahui saat membimbing anak ADHD minum obat

Kebanyakan orang biasanya akan langsung memberikan respons yang baik terhadap obat-obatan yang diberikan. Namun, tidak semua kasus juga bisa diatasi dengan obat yang sama.

Advertisement

Untuk mengetahuinya, terkadang dokter akan melakukan uji coba minum obat tertentu terlebih dahulu pada awal anak terdiagnosis ADHD.

Jika obat pertama tidak membantu atau malah menghasilkan efek samping, dokter mungkin akan melakukan penyesuaian dosis yang diminum. Bila penyesuaian tersebut juga belum berhasil, opsi pengobatan lain pun akan dicoba.

Maka, selain mengajarkan anak minum obat, Anda juga harus aktif dan sering berkonsultasi dengan dokter agar pengobatan untuk ADHD bisa membuahkan hasil yang diharapkan. Sejatinya, keberhasilan pengobatan tetap bergantung pada kerja sama yang baik antara pasien, tim pengasuh, dan dokter.

Obat mungkin merupakan faktor utama yang bisa membuat perawatan menjadi lebih efektif. Meski demikian, pengobatan tanpa pemantauan dan edukasi tentang ADHD yang baik tidak akan memberikan efek yang maksimal.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional11 menit ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport4 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis7 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis7 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis7 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis7 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis7 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis7 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis7 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis7 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis7 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis7 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis7 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan7 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional8 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan9 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer