Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama investor jalan tol telah menyelesaikan pembangunan Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II Brigif – Sawangan yang telah dibuka untuk umum mulai Jumat (3/7).
Hal ini dalam rangka meningkatkan konektivitas kawasan strategis perkotaan metropolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Jalan Tol Desari rencananya akan terus dilanjutkan pembangunannya sampai Salabenda, Kabupaten Bogor sepanjang 6,5 kilometer (km) dan akan terkoneksi dengan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).
Nantinya, apabila telah rampung Tol Desari akan mengurangi beban lalu lintas Tol Jagorawi dan mempercepat waktu tempuh penduduk di Selatan Jakarta menuju Bogor.
“Jalan tol ini sejajar dengan Tol Jagorawi, sehingga nanti kalau jalan tol ini tersambung sampai di Bogor, maka sekitar sepertiga arus lalu lintas di Jagorawi akan pindah kesini terutama bagi pengendara yang melintasi Kebayoran-Pasar Minggu menuju Bogor,” ujar Menteri Basuki.
Tol Desari Seksi II memiliki panjang 6,3 km dengan empat gerbang yakni Gerbang Krukut 1 (keluar tol), Gerbang Krukut 4 (masuk tol), Gerbang Sawangan 1 (keluar tol) dan Gerbang Sawangan 4 (masuk tol) yang berakhir di jalan nasional Jalan Raya Sawangan, Jawa Barat.
Pembukaan Tol Desari Seksi II dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit sebagai bentuk sosialisasi ke masyarakat maka para pelintas tidak dikenakan tarif hingga dua minggu ke depan.
Para pelintas diimbau untuk menaati rambu lalu lintas yang berlaku, menjaga kecepatan maksimal dan menjaga kebersihan jalan tol.
Tol Desari Seksi II merupakan bagian dari Tol Desari Seksi 1 Antasari – Brigif yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 27 September 2018 lalu. Tol Desari memiliki total keseluruhan panjang 21,60 Km dan terbagi menjadi terbagi dalam 3 seksi, yaitu Seksi I Antasari – Brigif sepanjang 5,80 km, Seksi II Brigif – Sawangan sepanjang 6,30 km, Seksi III Sawangan – Bojong Gede sepanjang 9,50 km yang ditargetkan beroperasi pada Januari 2021.
Tol Desari merupakan jawaban akan kebutuhan masyarakat terhadap sistem transportasi regional berskala metropolitan Jabodetabek yang cepat dan nyaman.
Diharapkan dengan beroperasinya jalan tol yang menjadi penghubung Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dengan JORR II dapat memecahkan masalah kemacetan lalu lintas yang mengubungkan Kota Jakarta dengan kota-kota sekitarnya, seperti Depok dan Bogor.
Pengusahaan Jalan Tol Desari dilaksanakan oleh PT Citra Waspphutowa yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dengan saham mayoritas dimiliki PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,50%, PT Waskita Toll Road sebesar 25% dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 12,50%.
Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ditandatangani pada tanggal 29 Mei 2006 dan diamandemen pada tanggal 7 Juni 2011. Masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Desari adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK). (rls/fid)
Techno6 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan5 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Matangkan SPMB 2026/2027, Deden Deni: Persiapan Sudah Kami Lakukan Menyeluruh
Kampus6 hari agoGelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara
Pamulang6 hari agoSerah Terima Aset Rampung, Pilar Saga Ichsan Pastikan Jalan dan Drainase Villa Dago Pamulang Segera Diperbaiki
Pemerintahan5 hari agoTangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Serba-Serbi4 hari agoKalender Mei 2026
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Lewat Tangsel One, Pemkot Tangsel Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi














