UIN Jakarta kini memiliki sebuah laboratorium terpadu untuk melayani pemeriksaan molekuler Covid-19. Laboratorium yang berlokasi di gedung Fakultas Kedokteran (FK) kampus 3 Ciputat, Tangerang Selatan, itu juga sekaligus menjadi jejaring pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 di wilayah Provinsi Banten.
Penggunaan laboratorium terpadu Covid-19 diresmikan oleh Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Rabu (3/5/2020). Acara peresmian ditandai dengan gunting pita dan peninjauan ke seluruh ruangan laboratorium.
Melansir dari laman injkt.ac.id, peresmian dihadiri Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Hari Hendarto, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Zilhadia, Direktur Utama RS Syahid Amir Fauzi, Plt Drektur Utama RS Haji Jakarta Andi Wahyuningsih Attas, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Ketua Tim Layanan pemeriksaan molekuler COVID-19 Lab Terpadu FK UIN Jakarta Erike Anggraini, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Banten.
Rektor Amany Lubis menyambut gembira dengan adanya laboratorium terpadu yang berfungsi untuk membantu menangani tes Covid-19 itu di UIN Jakarta. Ia berharap laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan kemanusiaan.
“Kita semua tentu prihatin dengan adanya wabah Covid-19 ini. Untuk itu mari kita berdoa bersama agar wabah Covid-19 dapat segera hilang dari semua permukaan bumi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 UIN Jakarta Hari Hendarto mengatakan, Lab Terpadu Covid-19 FK UIN Jakarta diharapkan mampu melakukan pemeriksaan molekuler sesuai target pemerintah, yakni sebanyak 10.000 tes per hari.
BNPB melalui Satgas Nasional Covid-19 sendiri telah memetakan bahwa institusi tersebut berpotensi sebagai laboratorium jejaring. Pemetaan ini dengan mempertimbangkan kemampuan pemeriksaan molekuler baik alat maupun sumberdaya manusia yang akan melakukan pemeriksaan.
Selain itu, menurut Hari, Lab Teradu juga memiliki kemampuan dalam menerapkan biosafety dan biosecurity dalam proses pemeriksaan sehingga aman bagi lingkungan sekitar.
“Untuk menangani laboratorum, tim FK UIN Jakarta juga telah dilatih oleh Litbangkes Kemenkes. Alhamdulillah, laboratorium tersebut kini menjadi salah satu laboratorium jejaring pemeriksaan PCR Covid-19 di wilayah Provinsi Banten sesuai surat ijin nomor SR.01.07/I/1911/2020,” katanya.
Hari lebih lanjut menjelaskan, Lab Terpadu FK UIN Jakarta mendapatkan bantuan hibah reagen PCR sebanyak 1.200 reaksi pada tahap pertama dan 2000 kit reagen untuk tahap kedua. Reagen tersebut di antaranya akan digunakan untuk pemeriksaan para pasien terduga Covid-19 di wilayah Banten.
Lab Terpadu FK UIN Jakarta, kata Hari, memiliki laboratorium dengan standar Biosafety Level (BSL) 2 yang memiliki kemampuan melakukan ekstraksi materi genetik virus SARS CoV-2 dengan aman. BSL 2 terletak di laboratorium mikrobiologi Gedung C lantai 2 FK UIN Jakarta, sementara running PCR dilakukan di laboratorium riset dengan standar keselamatan yang sama. Guna menangani manajemen Lab Terpadu, FK UIN Jakarta menunjuk dr Erike Anggraini dari FK.
“Dengan diresmikannya Lab Terpadu FK UIN Jakarta diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi nusa dan bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Hari. (rls)
Pemerintahan2 minggu agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi4 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport4 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Otomotif2 minggu ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap Piala AFF 2026
Sport4 minggu agoJadwal Bola Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Tips4 minggu agoReview Sepatu Padel Asics Sonic Smash Padel, Nyaman Dipakai Main Berjam-jam?












