Kampus
Upaya Raih Akreditasi Internasional, Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jajaki Transformasi “Smart Class”

Sebagai salah satu upaya mewujudkan visi UIN Syarif Hidayatullah menjadi Perguruan Tinggi dengan reputasi global, Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mulai melakukan penjajakan proses transformasi belajar mengajar berbasis AI & IoT. Hal ini terungkap dalam pertemuan pimpinan Fakultas Ushuluddin, Prof. Ismatu Ropi dengan Mitra Google For Education, PT Gamma Persada di Kampus FU pada Kamis, (19/10/23) .
Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang langkah-langkah persiapan menuju Smart Campus dan relevansinya dalam meningkatkan efisiensi kenyamanan dan keterhubungan seluruh proses operasional, administrasi serta sistem belajar mengajar.
“Kebutuhan (Fakultas Ushuluddin) FU untuk meraih akreditasi internasional merupakan salah satu faktor pendorong pentingnya transformasi menuju smart campus. Namun demikian kita juga harus realistis dengan kondisi kesiapan seluruh sumber daya sehingga kita mampu memulai dengan spesifikasi teknologi yang paling efektif namun dapat diandalkan” jelas Ismatu Ropi sebagaimana dikutip dari laman uinjkt.ac.id.
Menurutnya memiliki akreditasi internasional dapat memberikan dampak positif bagi FU dan bermanfaat bukan hanya sekadar nilai plus dari BAN-PT namun juga dapat menjadi sara efektif dalam proses penyebaran ilmu dan pembelajaran khas FU kepada khalayak internasional.
Menjawab kebutuhan tersebut PT Gamma Persada yang diwakili Manajer Solusi bidang Dikti, Evi Baskoro menyampaikan bahwa solusi teknologi terkini sangat memahami adaptasi perubahan yang dapat dibagi atas beberapa tahapan sesuai kemampuan.
Langkah awal yang utama adalah dimulai dari mewujudkan smart class terlebih dahulu sebelum masuk dalam tahap smart campus. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan perangkat konvensional yang telah dimiliki menjadi perangkat interaktif yang menarik, terdata dan dapat diakses dari berbagai penjuru.
“Melalui perubahan sederhana tersebut proses belajar mengajar yang tadinya terpaku pada buku teks dapat lebih dielaborasi lebih rinci dengan menggunakan visualisasi berupa foto, video hingga 3D” jelas Evi dalam paparannya.
Selain itu perangkat visual, smart class juga harus dilengkapi dengan perangkat pengeras suara serta video camera berstandarisasi media penyiaran. Dengan konsep ini menurut Evi pengalaman pelajaran jarak jauh yang awalnya mengandalkan kamera statis satu arah ala zoom menjadi lebih nyaman dengan adanya sensor multi cam.
Selanjutnya menurut Evi akan ditingkat secara total menuju penerapan teknologi informasi untuk smart campus yang memiliki banyak keuntungan bukan hanya memudahkan proses belajar mengajar namun juga dalam hal managemen kampus dan kegiatan mahasiswa.
Pertemuan yang berlangsung 1 jam ini berlangsung hangat dan direspon positif oleh segenap civitas akademik Fakultas Ushuluddin yang juga turut hadir antara lain Dr. Eva Nugraha, MA, Dr Lilik Ummi Kaltsum, Ma serta seluruh Kepala Prodi Dr. Sandi Santosa, M.Si, Dr. Aktobi Ghazali, MA, Lisfa Santosa Aisyah, MA dan Syahrullah, MA.
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden



























