Pemerintahan
Keanekaragaman Etnis Semarakan Gebyar Tangsel 2012
Serpong – Ribuan orang memadati lapangan Sunburst BSD, kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, dalam rangka Gebyar Tangsel/Expo/Job Fair 2012. Beragam atraksi seni dan budaya nusantara dihadirkan dalam perayaan HUT ke-4 tersebut memperlihatkan bahwa daerah penyangga ibukota ini kaya akan potensi pariwisata.
Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan pawai karnaval dari masing-masing kecamatan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Para peserta rombongan pawai karnaval memperlihatkan seni dan budaya nusantara yang menjadi unggulan.
Seperti seni barongsai, reog, kuda lumping, pencak silat, busana khas daerah diseluruh provinsi di Indonesia. Sejumlah SKPD juga tak ingin ketinggalan menerjunkan armada kendaraan operasional diantaranya motor gerobak dan truk pengangkut sampah, mobil ambulan dan perpustakaan keliling, motor pengatur lalu lintas dan lain sebagainya.
Walikota Airin Rachmi Diany, dalam sambutan pembukaan Gebyar Tangsel 2012 mengatakan, perayaan HUT ke-4 Kota Tangerang Selatan yang sengaja diusung tema “Rumah Kita Bersama” ini. Diharapkan bukan hanya milik orang per orang, pribumi atau pun golongan tertentu saja. Melainkan milik bersama yang sudah sepatutnya dijaga dan dikembangkan menjadi daerah yang maju dan berkembang secara pesat.
“Kalau Tangerang Selatan sudah dijadikan sebagai rumah kita bersama, maka saya berkeyakinan masyarakat akan menjaga, merawat dan mengembangkan,” kata Walikota Airin, saat membuka kegiatan perayaan ini.
Walikota berharap, ada kesadaran kolektif dalam membangun Rumah Kita Bersama. Setiap elemen masyarakat mampu dan mau berperan aktif secara positif dalam membangun Kota Tangerang Selatan. Bila bukan dari kalangan masyarakat yang merawat dan menjaga, menurutnya akan mustahil Kota Tangerang Selatan dapat bergerak maju secara pesat.
“Kegiatan ini sengaja melibatkan langsung masyarakat agar tahu dan kenal dengan daerahnya,” ujar Walikota Airin.
Di tempat sama sebelumnya, Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan – Edi Wahyu, memaparkan bahwa acara ini bertujuan untuk menggali dan meningkatkan potensi budaya yang telah ada. Sehingga mampu menciptakan destinasi pariwisata bagi para turis domestik dan internasional agar tertarik untuk berkunjung. Serta mampu memelihara dan melestarikan kebudayaan daerah yang ada karena keberagaman etnis, diantaranya mampu mempersatukan masyarakat menuju kesejahteraan.
“Selain itu kami juga akan diselenggaralan pagelaran seni. Seperti barusan kita lihat pagelaran kolosal 100 penari yang bertajuk Srikandi Pembawa Amanah dan juga akan dimeriahkan oleh artis-artis ibukota diantaranya group band Wali,” terang Edi.(bpti-ts/kabartangsel.com)
Sport4 hari agoHasil Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung1-2 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Pemerintahan7 hari agoBenyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026
Opini6 hari agoKetika Makanan Juga Relasi
Banten4 hari agoHasil Persita Tangerang vs Persijap Jepara 0-3 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Techno6 hari agoAplikasi HRD Terbaik di Indonesia untuk Tingkatkan Efisiensi Pekerjaan HR hingga 80 Persen
Sport4 hari agoKlasemen Persib Bandung Usai Kalahkan Persija Jakarta Kokoh di Puncak BRI Super League 2025/2026
Sport4 hari agoHasil Persija vs Persib Babak Pertama 1-2: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Unggul
Banten4 hari agoPersita vs Persijap: Pendekar Cisadane Incar Rekor Poin, Carlos Pena Waspadai Laskar Kalinyamat




















