Connect with us

Lifestyle

Berbagai Cara Jitu Mengatasi Kulit Iritasi dan Bengkak Setelah Waxing

Untuk menghilangkan bulu-bulu  halus di permukaan kulit, banyak yang lebih memilih waxing ketimbang mencukur. Selain lebih praktis, waxing membuat bulu tumbuh sedikit lebih lama. Sayangnya, tak sedikit juga yang mengalami iritasi dan bengkak setelah waxing. Tak perlu cemas, jika ini terjadi pada Anda, sontek beberapa hal ini untuk mengatasi iritasi dan bengkak setelah waxing.

Tips mengatasi bengkak setelah waxing

Wajar jika kulit memerah dan bengkak setelah Anda melakukan waxing. Hal ini terjadi karena kulit mengalami peradangan alias inflamasi. Nah, supaya kulit kembali sehat tanpa ada keluhan, Anda bisa mencoba hal berikut.

1. Gunakan baju yang longgar

Pakaian ketat ternyata bisa menyebabkan iritasi terhadap kulit yang sensitif. Oleh karena itu, usahakan untuk memakai pakaian yang longgar untuk mengurangi bengkak setelah waxing.

Advertisement

2. Kompres dengan es

Gunakan kompresan yang berisi es batu ke kulit yang baru saja di waxing. Kompresan tersebut bisa dibuat dari kain bersih yang sudah direndam dengan air dingin. Kompreslah selama 20 menit supaya bengkak berkurang setelah waxing.

3. Hindari memencet benjolan

Jangan pernah terpikir oleh Anda untuk memencet benjolan atau bagian tubuh yang bengkak tersebut. Selain bisa merusak kuli, hal tersebut bisa memicu bakteri tumbuh dan akhirnya menimbulkan risiko infeksi. 

Bahan alami untuk atasi iritasi dan bengkak setelah waxing

Anda juga bisa menggunakan beberapa bahan alami untuk mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada kulit setelah waxing.

1. Scrub gula

Scrub gula ternyata bisa membantu meredakan iritasi dan mencegah rambut tumbuh ke dalam. Cara membuatnya bisa dengan mencampurkan setengah gelas gula dengan setengah gelas minyak kelapa atau zaitun. Oleskan sedikit ke daerah yang terinfeksi dan gosokkan dengan lembut dengan gerakan memutar.

Advertisement

2. Lidah buaya

Lidah buaya dipercaya bisa diaplikasikan untuk mengatasi benjolan setelah waxing. Biasakan untuk mengolesi gel lidah buaya 3 kali sehari untuk meringankan infeksi pada kulit yang baru dicukur.

3. Cuka apel

Sebagai alternatif obat antiseptik, cuka apel mampu mempercepat penyembuhan benjolan setelah waxing. Rendam kapas dengan cuka apel dan pakaikan ke daerah yang terkena infeksi. Lakukan prosedur ini 3 kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

Cara mencegah iritasi kulit setelah waxing

Sebenarnya, setelah kita melakukan waxing terdapat berbagai hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah benjolan timbul di kulit kita. Mulai dari segera setelah waxing dilakukan, hingga sehari hingga dua hari kemudian.

1. Pada saat waxing

Hal terpenting yang harus dilakukan ketika kita waxing adalah membersihkan dan eksfoliasi secara rutin. Hal tersebut dilakukan agar dapat mengangkat kulit mati dan kotoran lainnya, sehingga akar rambut yang ada di dalam kulit pun tercabut. Selain itu, dapat mencegah tumbuhnya rambut baru.

Advertisement

2. Setelah waxing

Ternyata, segera setelah kita selesai waxing, terdapat beberapa hal yang patut diperhatikan, diantaranya:

  • Mandi dengan air dingin untuk mengurangi iritasi dan rasa sensitif.
  • Menggunakan pakaian yang longgar agar tidak terjadi gesekan dan iritasi.
  • Hindari penggunaan parfum, losion, dan krim yang dapat mengiritasi kulit sensitif.
  • Tidak melakukan aktivitas berat selama 24 jam karena dapat berkeringat. Keringat bisa berefek buruk pada kulit yang baru di waxing.

Apabila setelah Anda mengikuti tips-tips mengatasi benjolan setelah waxing, tetapi iritasi kulit justru semakin parah. Alangkah baiknya jika Anda mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter, untuk mengetahui apa sumber masalahnya, dan bagaimana mengatasinya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement

Populer