Lifestyle
Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Mencoba Pengobatan di Klinik Sel Punca

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah klinik sel punca di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1) malam. Klinik sel punca tersebut disegel lantaran menjalankan praktik pengobatan sel punca yang dianggap ilegal.
Penyegelan klinik sel punca berawal dari laporan masyarakat yang curiga mengenai praktik kedokteran tanpa disertai izin dari BPOM. Bagaimana cara memilih klinik sel punca yang benar dan apa itu sebenarnya sel punca?
Mengenal pengobatan sel punca dan manfaatnya

Sel punca atau stem cell adalah sel-sel khusus dari tubuh manusia yang dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis sel baru. Dalam kondisi tertentu di laboratorium maupun tubuh manusia, sel-sel ini bisa berkembang menjadi sel otak, sel darah, sel jantung, dan lain-lain.
Sejauh ini, para peneliti dapat memperoleh sel punca dari sumber berikut:
- Embrio berusia 3-5 hari. Pada periode ini, embrio baru terdiri dari 150 sel. Sel-sel tersebut disebut sel pluripoten.
- Sumsum tulang atau jaringan lemak orang dewasa.
- Sel tubuh orang dewasa yang dimodifikasi secara genetis menjadi sel pluripoten seperti pada embrio.
- Cairan ketuban dan darah dari tali pusat.
Terapi dengan sel punca sangat diminati karena manfaatnya begitu besar bagi dunia medis. Menurut National Institutes of Health, pengobatan ini berpotensi dalam meningkatkan pemahaman tentang penyakit, mengganti jaringan yang rusak, serta memastikan keamanan dan keampuhan obat baru.
Namun, terapi sel punca yang menggunakan embrio orang lain dianggap bertentangan dengan moral dan etika sehingga masih dinilai ilegal di beberapa negara. Terapi ini juga sangat rumit dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Cara memilih penyedia terapi sel punca yang tepat


Tingginya permintaan terhadap terapi sel punca membuat banyak tempat berlomba-lomba menyediakan pengobatan ini. Tidak sedikit pula produk kesehatan dan kecantikan yang diklaim memiliki kandungan sel punca. Padahal, penggunaan sel punca tidak dapat diterapkan secara asal.
Jika Anda membutuhkan pengobatan sel punca, Anda perlu teliti dalam memilih penyedia layanan untuk menghindari praktik-praktik ilegal. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
1. Penyedia layanan yang legal
Di Indonesia, sejauh ini baru terdapat 11 rumah sakit yang menyediakan pengobatan sel punca secara legal. Dua di antaranya, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya adalah pembina, sementara sembilan lainnya adalah rumah sakit yang dibina, yakni:
- RSUP Dr. M. Djamil Padang
- RS Pusat Nasional Jantung Harapan Kita Jakarta
- RSUP Fatmawati Jakarta
- RS Kanker Dharmais Jakarta
- RSUP Persahabatan Jakarta
- RS Dr. Hasan Sadikin Bandung
- RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
- RSUP Dr. Kariadi Semarang
- RSUP Sanglah Bali
2. Pengalaman dan tingkat kesuksesan dokter
Terapi sel punca tidak terbebas dari risiko. Salah satu cara mengurangi risiko tersebut adalah dengan mengetahui pengalaman dan tingkat kesuksesan dokter yang bertanggung jawab dalam terapi ini.
Sebelum menjalani terapi di klinik sel punca, konsultasikan semua hal yang ingin Anda ketahui kepada dokter penanggung jawab. Bila perlu, tanyakan tingkat kesuksesan terapi dan risiko yang mungkin muncul terkait kondisi Anda.
3. Biaya terapi
Terapi di klinik sel punca tidak sederhana dan menghabiskan banyak biaya. Setiap penyedia layanan mungkin juga memberikan biaya yang berbeda. Maka dari itu, pastikan Anda memilih metode ini karena betul-betul memahami manfaatnya.
4. Bertanya pada pasien sebelumnya
Penyedia terapi di klinik sel punca yang legal memiliki banyak pasien terdahulu dengan pengalaman masing-masing. Beberapa pasien mungkin bersedia membagikan ceritanya kepada masyarakat luas. Jika memungkinkan, cobalah bertanya tentang pengalaman mereka secara langsung.
Terapi sel punca mungkin belum sepenuhnya terlepas dari kontroversi. Walau demikian, Anda dapat mengoptimalkan manfaatnya dan mengurangi risikonya dengan memilih penyedia terapi sel punca yang tepat.
Kabartangsel.com
Pemerintahan3 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026




























