Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai DBD

By: Jumat, 6 September 2013

Pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau warga di wilayah tersebut mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan , Tulus Muladiyono, menyusul akan datangnya musim kemarau.

“Kawaan tropis rawan terjangkit nyamuk demam berdarah saat memasuki musim kemarau seperti sekarang. Bahkan, tak jarang serangan demam berdarah mengakibatkan kematian. Untuk itu, kami imbau warga waspada,” ujar Tulus, Kamis (5/9/13).

Imbauan tersebut, kata Tulus, meyusul adanya dua bocah warga Kecamatan Pondok Aren, masing-masing bernama Rifat (5) dan Faisal (5), yang meninggal akibat serangan demam berdarah pada awal September 2013. Merujuk Data Dinkes Tangsel, pada Juni, penderita DBD sebanyak 88 orang dan Juli 61 orang. Umumnya, penderita adalah remaja usia sekitar 15 tahun. “Usia remaja paling rentan terserang demam berdarah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pondok Aren, drg I Gusti AR Ratih mengatakan, virus yang dibawa nyamuk demam berdarah banyak menyerang kekebalan tubh. Saat penderita kurang sehat, lalu digigit, virus akan semakin bereaksi . Bahkan, efeknya aan mengakibatkan kematian. Sebaiknya, Kat Ratih, jika tubuh si penderita sedang prima, virus itu akan kalah dan bisa menghindar dari maut.

“Mencegahnya adalah melalui kebersihan lingkungan, sedangkan pengasapan hanya untuk mengusir nyamuk dewasa, tapi tidak membunuh nyamuk-nyamuk kecial,” ia menerangkan. (SH/kt)