Nasional
Guguran Lava Merapi Bikin Wisatawan Penasaran

Kabartangsel.com, SLEMAN – Gunung Merapi sedang menunjukkan aktivitas vulkanik. Salah satunya terjadi guguran lava. Hal itu membuat sejumlah wisatawan penasaran. Bahkan banyak yang bertanya soal ancaman bahaya dan efek guguran lava.
“Ada yang menanyakan lava pijar. Selama ini kan masyarakat takut Merapi karena ada itu (guguran lava),” kata Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat, Kabupaten Sleman, Dardiri, Selasa (1/1).
Para pemandu wisata pun menjelaskan sebatas apa yang diketahui. Mereka memberitahu bahwa zona berbahaya hanya di radius 3 kilometer dari puncak gunung. “Merapi tidak apa-apa, hanya di radius 3 kilometer saja,” ucapnya.
Selain menanyakan adanya ancaman fase erupsi, ada juga yang penasaran ingin melihat langsung guguran lava. Namun momen itu sulit ditemukan. Sebab tidak bisa diprediksi kapan terjadinya dan tergantung dari kondisi cuaca.
“Ada 1-2 wisatawan yang tertarik melihat guguran lava. Cuma kan untung-untungan, seperti sunrise. Kalau cuaca buruk ya tidak bisa melihat,” terang Dardiri.
Selama ini, penyedia jasa wisata lava tour selalu siap jika memang sewaktu-waktu ada pengunjung minta diantar melihat guguran lava. Sudah ada beberapa titik yang diketahui bisa untuk melihatnya secara jelas.
Selasa ini, tingkat kunjungan ke wisata lava tour mulai menurun. Puncaknya terjadi sebelum Natal 2018. Saat itu, pengunjung bisa mencapai 8-9 ribu orang. “Hari ini ada sekitar 6 ribuan, sudah menurun. Karena kan besok sekolah sudah mulai masuk,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Hanik Humaida mengatakan bahwa guguran lava Merapi bisa mencapai puluhan kali per hari. Titik terjauh mencapai 1 kilometer dari puncak menuju ke arah Kali Gendol Sleman pada 21 Desember 2018.
Kini, Gunung Merapi masih berstatus level II atau waspada. Radius aman berada 3 kilometer dari puncak. “Kalau guguran bisa mencapai puluhan kali per hari,” terang Hanik.
(dho/JPC)
Pemerintahan4 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak




























