Pemerintahan
Jadikan Tangsel Kota Ramah Hak Asasi Manusia, Komnas HAM Jajaki Kerjasama dengan Pemkot

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia mengunjungi Kantor Pemkot Tangsel, di Pamulang, Senin, (22/7). Kunjungan Komnas HAM di Tangsel guna menjajaki kerjasama perlindungan, penegakan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia di Kota Tangsel sebagai wilayah penyangga (buffer zone) agar menjadi kota ramah HAM.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Komisioner Pemantauan Penyelidikan, Maneger Nasution diterima langsung oleh Walikota Tangsel Airin, Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Asisten Daerah I dan II serta Kabag Humas dan Protokol Dedi Rafidi.
Dalam diskusi yang berlangsung dengan hangat kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerjasama di pelbagai program yang bersinergi antara Pemkot Tangsel dengan Komnas HAM RI. Seperti, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait Hak Asasi sebagai warga negara. Hal itu diungkapkan Maneger Nasution usai menggelar pertemuan tersebut.
“Kita silaturahim, ini bulan ramadan, bulan baik. Kami berharap akan ada tindak lanjut dari hasil pertemuan ini,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Komisioner Komnas HAM itu juga menyatakan kesiapan lembaganya untuk mendampingi Pemkot Tangsel agar bisa mewujudkan kota ramah HAM. “Kota Tangsel sebagai buffer zone (wilayah penyangga) harus bisa mewujudkan kotanya menjadi Kota Ramah HAM dan untuk itu kami siap mendampingi,” ujar Maneger Nasution.
Dalam kesempatan yang sama Walikota Tangsel Airin Rahmi Diany mengatakan, ia menyambut baik usulan Komnas HAM dalam melindungi hak asasi warganya.
“Saya setuju dan menyambut baik usulan Komnas HAM, semoga kedepannya Kota Ramah HAM dapat segera terealisasikan tidak hanya dalam bentuk program sosialisasi dan edukasi, tetapi juga diaplikasikan dalam program pembangunan infrastruktur di Kota yang kita cintai ini,” ujarnya.
Menurutnya pembangunan berbasis ramah HAM ini misalnya adalah tersedia trotoar yang layak guna para pejalan kaki, adanya fasilitas parkir khusus, toilet khusus dan jalur khusus bagi para warga penyandang cacat di Tangsel.
“Insyaallah, kita bisa sama-sama mewujudkannya, saya berharap masyarakat kian peduli dengan hak-haknya. Silakan bagi masyarakat jika ingin memberikan usulan juga. Ramadan ini kami Tarling (tarawih keliling) bersama BAPPEDA ke seluruh pelosok Tangsel, jadi warga bisa memanfaatkan momen tersebut,” ujarnya. (*/hms/raf/kt)
Pemerintahan6 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Nasional6 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Hukum6 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Pemerintahan6 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Banten6 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional6 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Nasional6 hari agoKemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden
Bisnis6 hari ago96 Persen Masyarakat Jarang ke Dokter Gigi, Pepsodent Luncurkan Program Dentfluencer




















