Pemerintahan
Jelang Idul Adha, Tangsel Sebar Petugas Monitoring Hewan Kurban

Sebanyak 14 dokter hewan dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB dikerahkan memeriksa hewan kurban yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Kami akan menyebar dokter tersebut ke sejumlah lokasi penjualan hewan kurban yang ada di tujuh kecamatan sebagai antisipasi virus penyakit yang dibawa hewan tersebut sebelum dipotong,” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Kota Tangsel, SS Nugrahaeni.
Keberadaan lapak atau tempat menjual hewan kurban yang ada di Tangsel perlu diwaspadai adanya virus penyakit yang membuat hewan kurban tak layak dikonsumsi atau dipotong saat lebaran haji mendatang. “Apalagi jumlahnya mencapai ratusan tempat atau lapak jualan,” tuturnya.
Dari pemantauan tahun 2012 lalu, imbuhnya, ada sekitar 151 tipe kandang yang ada dan hanya delapan tempat yang dialasi dengan bamboo sisanya 143 tempat sama sekali tak menggunakan alas yang tentunya mempermudah hewan tersebut terserang virus penyakit. Ada sekitar 135 titik pedagang kambing, 33 titik pedagang domba dan 98 titik pedagang ssapi di tujuh kecamatan. (PK/KT)
Event7 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Bisnis4 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek4 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional6 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis4 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Nasional5 hari agoHari Kebangkitan Nasional 2026, Prof Asep Saepudin Jahar Tekankan Kebangkitan SDM, Inovasi, dan Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045
Bisnis5 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026
Nasional6 hari agoMenteri Maman Abdurrahman Soroti Biaya Layanan Marketplace yang Membebani UMKM
























