Lifestyle
Kenapa Rahang Sakit Saat Makan Pagi? Mungkin Ini yang Anda Alami

Pernahkah Anda merasakan rahang sakit ketika mengunyah makanan di pagi hari? Bahkan, keluhan ini biasanya sudah muncul sejak Anda baru bangun tidur. Ya, bukannya merasa segar, Anda justru mengalami nyeri atau sakit pada rahang sehingga sulit mengunyah dengan benar saat makan pagi. Kok bisa, ya?
Apa penyebab rahang sakit saat makan pagi?

Setelah tidur nyenyak semalaman, mungkin Anda berharap dapat bangun dengan tubuh yang nyaman tanpa keluhan. Namun nyatanya, Anda malah merasa adanya nyeri pada rahang. Entah saat didiamkan, terlebih saat Anda menggerakannya dengan membuka mulut.
Sakit rahang tersebut mungkin masih berlanjut saat Anda sarapan alias makan pagi. Adanya gerakan dari otot-otot rahang dan pertemuan antar gigi, membuat nyeri atau sakit rahang yang Anda rasakan seolah semakin menjadi-jadi.
Melansir dari laman Cleaveland Clinic, rahang yang sakit saat bangun tidur kemungkinan disebabkan karena Anda menggertakkan gigi saat tidur. Kondisi ini juga dikenal dengan nama bruxism.
Hal tersebut yang kemudian berpengaruh pada fungsi rahang saat mengunyah di kala makan pagi. Di sisi lain, keluhan di keluhan rahang sakit saat makan pagi juga bisa dikarenakan oleh gangguan sendi temporomandibular.
Gangguan sendi temporomandibular juga bisa disebut sebagai temporomandibular joint (TMJ). Penyakit ini dapat menyebabkan timbulnya nyeri pada sendi di rahang, serta otot-otot di sekitar rahang.
Umumnya, rasa sakit yang muncul ini menyerang satu atau kedua sendi engsel alias sendi temporomandibular (sendi sekitar rahang). Padahal normalnya, sendi TMJ bertugas untuk mempermudah kerja rahang saat membuka dan menutup mulut.
Termasuk saat Anda berbicara, mengunyah, hingga menelan makanan dan minuman. Itu sebabnya, ketika Anda gunakan untuk mengunyah saat makan pagi, keluhan rahang sakit terasa lebih parah.
Bahkan, sesekali mungkin akan terdengar suara “klik” setiap kali rahang menutup ketika mengunyah makanan. Sebenarnya bukan di rahang saja. Anda juga bisa merasakan sakit, nyeri, ataupun denyutan di dekat telinga dan samping wajah.
Alasan lainnya, bisa karena Anda sedang mengalami penyakit gusi, yang kemudian berpengaruh terhadap masalah pada rahang.
Bagaimana cara mengatasi rahang sakit saat makan pagi?


Anda bisa meredakan rahang yang sakit saat makan pagi dengan melakukan beberapa cara berikut ini:
1. Membuka dan menutup mulut
Sebagai awalan, Anda bisa memulai dengan membuka dan menutup mulut berulang kali. Kemudian letakkan jari tangan Anda pada 4 gigi depan di bagian bawah, dan tarik sampai rahang terasa mengencang.
Tahan selama 30 detik, lalu lepas dan kembalikan rahang ke posisi semula perlahan-lahan. Ulangi selama beberapa kali.
2. Meregangkan sendi rahang
Manfaatkan peregangan untuk membantu melemaskan otot-otot rahang yang kaku, sehingga membuat Anda merasa sakit saat makan pagi. Mulai dengan menekan bagian ujung lidah ke atas mulut, tepat di belakang gigi depan atas tanpa menyentuh gigi tersebut.
Usahakan lidah menekan bagian atas mulut, sembari perlahan Anda membuka mulut selebar mungkin dan tutup lagi perlahan. Jika tidak terasa sakit, Anda bisa terus mengulangi latihan ini. Namun apabila merasa sakit, sebaiknya hentikan.
3. Senyum lebar
Terakhir, Anda bisa tersenyum lebar guna membantu menghilangkan kekakuan pada rahang yang membuatnya terasa sakit. Caranya, Anda hanya perlu senyum seperti biasa, tapi usahakan selebar mungkin sembari membuka rahang perlahan-lahan.
Selanjutnya, tarik napas dalam-dalam melalui mulut, dan buang sambil mengerucutkan mulut. Ulangi hal ini selama beberapa kali.
4. Kompres rahang
Agar keluhan rahang sakit saat makan pagi ini cepat membaik, Anda bisa mengompresnya menggunakan air dingin atau hangat. Lakukan beberapa menit sampai sekiranya Anda merasa sudah cukup nyaman.
5. Konsultasikan ke dokter
Pilihan terakhir yang bisa Anda lakukan yakni dengan berkonsultasi pada dokter. Dokter akan mencari tahu sebenarnya apa penyebab utama yang membuat rahang Anda sakit saat mengunyah di kala makan pagi.
Sesuai dengan kondisi Anda, dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat. Misalnya dengan menggunakan obat pereda nyeri.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final







































