Hukum
Mantap! Polres Jakpus Ringkus Gerombolan Geng Motor

Kabartangsel.com – Polres Jakarta Metro Jakarta Pusat meringkus gerombolan geng motor yang mengatasnamakan Kopus (Komunitas Pusat). Mereka melakukan aksi penganiyaaan berujung kematian terhadap Yudi (26) di Jalan HBR Motik, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Akibat aksi pelaku, korban medapatkan tiga luka bacokan di punggung, perut hingga dada. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengatakan, keenam pelaku yaitu FR (18), PSD (21), AL (18), TR (24), GBB (26) dan AAR (23).
Mereka dijerat dengan pasal 338 KUHP juncto 170 KUHP dengan ancaman di atas 15 tahun. “Geng motor ini berjumlah 30 motor saat kejadian. Sekitar 60 orang, datang ke TKP melakukan penganiyayaan. Korban mengalami luka di punggung sebelah kiri, bahu sebelah kanan, dan dada sebelah kiri. Sempat dibawa ke rumah sakit namun tak tertolong nyawanya,” demikian kata AKBP Arie di Polres Metro Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (28/01/2019).
Arie melanjutkan, selain melakukan penganiyaan, korban pelaku juga mengambil motor milik korban yakni Kawasaki Ninja warna oranye. “Motor korban kami temukan di rumah salah satu pelaku,di daerah Manggga Besar,” tuturnya.
Sementara, barang bukti yang diamankan antara lain, baju pelaku, golok dan celurit cocor bebek. “Kasus geng motor ini sangat sadis dan brutal. Kami masih lakukan pendalaman soal pelaku lainnya,” ungkap AKBP Arie.
Berdasarkan keterangan saksi, Yudi dihampiri oleh sekelompok orang yang merupakan pelaku. Pelaku ‘FR’ langsung melakukan pembacokan. “Salah satu pelaku memakai narkoba jenis shabu sejak setahun,” terang AKBP Arie.
“Masih ada puluhan pelaku lain yang masih kami buru,” ucap Arie.
Usut punya usut, rupanya mereka merasa ditantang oleh geng motor yang dimiliki korban. Tantangan itu melalui media sosial Instagram. Aksinya pun diklaim baru pertama kali dilakukan.
”Mereka ngakunya baru sekali melakukan aksinya. Memang mereka selalu nongkrong disana tapi kadang berpindah tempat juga,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung.
AKBP Tahan menjelaskan, dari latar belakangnya, pelaku sendiri bukanlah orang susah. “Iya mereka ini ada yang kerja sebagai penjaga toko, karyawan,” papar Tahan menutup pembicaraan. (FER).
Event5 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport7 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Bisnis3 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Sport6 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2
Jabodetabek3 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional5 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis3 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis4 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026


























