Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta kepada para Kepala Daerah untuk membangun kota-kota cerdas yang dengan fasilitas gratis bagi masyarakatnya. Saat ini kata dia, banyak daerah yang tidak peduli terhadap kepentingan umum.
Tjahjo mencontohkan, DKI Jakarta yang masyarakatnya harus merogoh koceknya untuk bisa menikmati fasilitas yang harusnya diberikan gratis. Seperti masuk ancol harus bayar, mau mandi di pantai harus bayar, masuk Ragunan harus bayar.
“DKI dengan PAD yang cukup besar, tapi sarana untuk fasilitas umum buat masyarkat DKI semakin lama semakin hilang, mereka mau mandi di pantai saja harus bayar, ini saya kira harus ada kebijakan untuk membebaskan warga untuk bisa masuk ke tempat umum tanpa dipungut biaya,” kata Tjahjo Kumolo belum lama ini.
Ke depan kata dia, harus dipilih lagi kota-kota yang peduli akan kepentingan umum, bisa juga kata dia dibuat kota yang peduli akan Hak Asasi Manusia (HAM). Kota yang banyak memberikan fasilitas umum secara gratis.
Fasilitas umum kata Tjahjo juga harus menjadi perhatian serius, seperti pembuangan sampah yang baik, sarana umum yang harus dipersiapkan dengan baik. “Saya kira membangun kota-kota cerdas termasuk kabupaten cerdas menjadi bagian yang tidak terpisahkan, sehingga percepatan antar wilayah dan percepatan pembangunan akan bisa diwujudkan,” tegasnya. (rls/fid)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi










