Nasional
Mendikbud Pastikan Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum Mulai TA 2019

Kabartangsel.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memastikan mitigasi bencana akan disisipkan ke dalam program pendidikan penguatan karakter (PPPK). Namun, pendidikan kebencanaan tidak akan dijadikan mata pelajaran tersendiri.
Menurutnya, menyambut permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kemendikbud telah menyiapkan modul-modul untuk pendidikan terkait bencana. Kurikulum mitigasi bencana nantinya diprioritaskan untuk memberi keterampilan dasar dalam hidup.
“Ya karena itu instruksi presiden pasti kita laksanakan walaupun sekarang kita juga sudah menyiapkan. Modulnya sudah ada,” ujar Muhadjir saat ditemui di kantornya, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12).
Kurikulum mitigasi bencana bertujuan untuk membekali para siswa, berupa pemahaman serta kecakapan khusus di dalam melaksanakan maupun menghindari resiko bencana.
Dalam modul PPPK, kurikulumnya meliputi penghindaran bahaya narkoba, pencegahan terhadap pikiran-pikiran berbahaya seperti radikalisme dan intoleran, kesadaran hukum terutama berlalu lintas, anti korupsi, dan mitigasi bencana.
“Itu nanti satu paket di dalam PPPK. Dan itu masih terbuka nanti kalau ada hal tertentu yang harus masuk bisa kita masukkan,” tegas dia.
Dia berupaya untuk menerapkan kurikulum mitigasi bencana tersebut mulai tahun depan bagi seluruh jenjang. Antara lain mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama dan atas.
“Kita usahakan mulai tahun ajaran 2019, tetapi yang harus dipahami bahwa ini bukan mata pelajaran. Jadi tema-tema yang terintegrasi yang sementara saya sebut adalah dasar-dasar keterampilan hidup untuk menjadi warga negara,” paparnya. (yes/JPC)
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System






















