Meningkatkan Kecerdasan Anak Dengan 5 Nutrisi Penting Ini

By on Kamis, 16 Agustus 2018

Semua orangtua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Namun, Anda mungkin masih bingung dan belum menemukan cara yang tepat. Padahal, Anda bisa mewujudkannya dengan cara yang cukup sederhana, salah satunya dengan memberikan makanan padat gizi untuk anak setiap hari. Lantas, apa saja nutrisi yang dapat meningkatkan kecerdasan anak? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Beragam nutrisi yang dapat meningkatkan kecerdasan anak di masa pertumbuhannya

Anak yang cerdas adalah aset paling berharga untuk semua orangtua. Anak yang cerdas akan lebih mudah berkonsentrasi, mampu memahami pelajaran, dan pada akhirnya menghasilkan prestasi yang gemilang.

Untuk mewujudkannya, bantu perkembangan otak anak dengan memberikannya nutrisi terbaik dari makanan yang bergizi. Sebetulnya, semua zat gizi bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Akan tetapi, ada beberapa nutrisi khusus yang dapat meningkatkan kecerdasan anak secara lebih optimal.

Berbagai nutrisi yang dapat meningkatkan kecerdasan anak adalah:

1. Omega-3 dan omega-6

Omega-3 dan omega-6 adalah dua jenis asam lemak yang sangat dibutuhkan oleh otak anak. Kalau Anda pernah mendengar istilah DHA dan AA, maka kedua hal tersebut merupakan bentuk lain dari asam lemak omega-3 dan omega-6.

DHA, yang merupakan bagian dari asam lemak omega-3, dapat membangun 8 persen dari total berat otak. Hal ini jelas bermanfaat untuk mendukung fungsi otak anak menjadi lebih optimal.

Omega 3 yang didapatkan dari makanan akan diubah menjadi DHA dengan bantuan enzim delta-4-desaturase. Namun sayangnya, anak usia 3 tahun tidak memiliki enzim ini dalam jumlah yang banyak. Itu sebabnya, anak perlu diberikan susu yang tinggi omega 3, 6, dan DHA supaya kecerdasannya semakin optimal.

Selain itu, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan omega-3 dan 6 anak dengan memberikannya beragam jenis ikan berminyak seperti salmon, makarel, dan sarden. Untuk menambah asupan asam lemak omega-6 anak, Anda bisa memberikannya kacang-kacangan seperti kedelai, almond, dan mede sebagai camilannya. Saat ini juga tersedia susu untuk anak usia 1-3 tahun yang sudah diperkaya dengan omega-3 dan omega-6, sehingga ini bisa jadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehari-hari.

2. Zat besi

Anak memerlukan zat besi untuk tumbuh kembangnya. Tak hanya bermanfaat untuk mencegah anemia, asupan zat besi juga dapat meningkatkan kecerdasan anak, lho!

Sel darah merah membutuhkan zat besi untuk mengangkut oksigen ke setiap sel dalam tubuh, termasuk otak. Zat besi inilah yang akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan fungsi otak anak.

Untuk itu, penuhi kebutuhan zat besi anak dengan memberikannya makanan yang kaya zat besi seperti sereal, nasi, biji-bijian yang diperkaya, daging merah, dan kacang-kacangan.

3. Kolin

manfaat kolin

Kolin adalah senyawa kimia larut air yang fungsinya mirip dengan vitamin. Kolin ini masih satu keluarga dengan folat dan vitamin B kompleks.

Karena masih berhubungan erat dengan folat dan vitamin B, kolin dikenal sebagai mikronutrien yang penting untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh. Tak terkecuali untuk fungsi kognitif dan kekuatan otak anak.

Kolin dapat membantu memproduksi DNA sekaligus meningkatkan sinyal saraf di otak anak. Jika aliran sinyal otak anak berkembang secara optimal, maka perkembangan otak anak pun juga akan maksimal dan membuatnya semakin cerdas.

Selain itu, kolin juga dapat mengaktifkan asetilkolin, yaitu senyawa kimia yang dapat membantu komunikasi antar saraf dan otot. Hal ini dapat membuat anak lebih mampu untuk berkonsentrasi dan meningkatkan daya ingatnya.

Sumber kolin yang paling baik terdapat di telur. Namun kalau anak alergi telur, Anda bisa memberikan makanan sumber kolin lainnya seperti hati ayam, daging, salmon, dan susu.

4. Vitamin B12

kekurangan vitamin B12

Vitamin B adalah jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Dari delapan jenis vitamin yang termasuk kategori vitamin B, semuanya sama-sama bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.

Salah satunya adalah vitamin B12 atau kobalamin. Vitamin ini paling berperan untuk perkembangan otak anak. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Food and Nutrition Bulletin mengungkapkan bahwa anak yang kekurangan vitamin B12 lebih rentan mengalami peradangan dan menghambat kecepatan impuls saraf di otak.

Vitamin B12 juga dapat membantu produksi materi genetik tubuh, yaitu DNA dan RNA yang berperan penting untuk perkembangan otak anak. Semakin optimal perkembangan DNA dan RNA dalam otak anak, semakin baik pula kemampuan otak anak di masa pertumbuhannya.

Maka itu, berikan si kecil berbagai makanan sumber vitamin B12 seperti telur, tempe, susu kedelai, susu almond, keju cheddar, atau sereal sarapan yang diperkaya. Bimbing si kecil agar ia mau makan makanan bergizi seimbang secara rutin supaya ia tumbuh menjadi anak yang cerdas.

5. Folat

folat dan asam folat apa bedanya

Folat adalah bentuk alami dari vitamin B9 yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga hanya bisa didapatkan dari makanan. Folat diperlukan untuk membentuk DNA dan menguatkan sisem saraf pada otak anak selama masa pertumbuhannya.

Untuk meraup manfaat folat, ajarkan si kecil untuk berani makan sayur bayam dan brokoli. Ya, sayuran hijau mengandung tinggi folat yang baik untuk perkembangan otak anak.

Bila si kecil masih enggan makan sayur, jangan berkecil hati dulu. Anda masih bisa memenuhi kebutuhan folat anak dengan makanan sumber folat lainnya seperti hati sapi, daging ayam, tempe, dan biji-bijian.

Otak anak perlu didukung oleh nutrisi yang tepat untuk memastikan perkembangannya, terutama di usia dini. Pastikan asupan si kecil sehari-hari kaya akan kalsium, zat besi, asam folat, vitamin B1, B6, dan B12, dan yang terpenting adalah tinggi omega 3 dan 6. Alhasil, fungsi otak anak Anda akan semakin optimal dan meningkatkan kecerdasannya.

Kabartangsel.com

Source