Tangerang Selatan
Pembaharuan Kepengurusan UPZ Kemenag Tangsel

Kepengurusan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kemenag Tangsel periode 2020-2025 diperbaharui. Hal ini dilakukan karena beberapa pengurus sebelumnya pindah tugas dan memasuki masa purnabakti. Pembaharuan kepengurusan UPZ Kemenag Tangsel ditetapkan pada tanggal 19 Mei 2023 oleh Ketua Baznas Tangsel, Muhammad Subhan.
Acara tersebut dilaksanakan selepas Apel Senin pagi (29/05/2023), yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Rifai, dan Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan serta Pelaporan, Tarjuni.
UPZ adalah satuan organisasi yang dibentuk oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). UPZ merupakan kepanjangan tangan Baznas.
Dalam sambutannya Tarjuni mengharapkan UPZ Kemenag Tangsel dapat bersinergi dalam menangani permasalahan sosial keagamaan di Kota Tangsel.
“Untuk itu kami berharap Kepengurusan UPZ Kemenag Tangsel dapat terus berkoordinas dan berinovasi dalam memberikan layanan, sehingga manfaat Zakat dapat lebih dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, literasi zakat bagi masyarakat sangat penting dan UPZ diminta untuk menjalankan regulasi dan ketentuan syar’i. Disamping itu, dikatakan bahwa tugas sebagai pengumpul zakat adalah pekerjaan yang mulia, untuk itu diperlukan keikhlasan dalam menjalankan tugas ini.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam selaku Ex-officio Ketua UPZ Kemenag Tangsel, Rizki Waludin, menuturkan pihaknya menyambut baik atas pembaharuan kepengurusan UPZ Kemenag Tangsel.
“Ketua UPZ Kemeng Tangsel ini sifatnya Ex-officio, sehingga siapapun yang menjabat Kasi Bimas Islam, maka menjadi Ketua UPZ Kemenag Tangsel,” jelasnya.
Dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan rapat pengurus guna membicarakan program ke depan.
“Selama ini pengumpulan UPZ sudah berjalan baik, apa yang sudah berjalan baik akan dipertahankan sambil terus mencari terobosan lain yang lebih baik, misalnya sosialisasi ke madrasah-madrasah di bawah naungan Kemenag Tangsel bekerjasama dengan para Duta Zakat Baznas Tangsel,” ujarnya.

Ditambahkannya, madrasah atau KUA bisa membuat unit UPZ sendiri yang nantinya melaporkan kepada UPZ Kemenag Tangsel.
“Central pelaporan dan penyetoran melalui satu pintu kepada UPZ Kemenag Tangsel, nanti kami akan menyetor dan membuat laporan kepada Baznas Tangsel, sehingga sistem pelaporan akan berjalan lebih baik dan transparan,” tandasnya.
Dirinya berharap keberadaan UPZ Kemenag Tangsel ini akan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat. Dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah, tepat sasaran sesuai dengan syari’at. (afm/fid)
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji




















