Ratusan Warga Tangsel Ikuti Rapid Test Massal dari BIN di Pondok Aren

By on Jumat, 15 Mei 2020

Ratusan warga antusias mengikuti rapid test massal yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) di Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel pada Kamis (14/5/2020).

Sebanyak 500 alat Rapid Test Kit dan 2 unit Mobil Laboratorium untuk Swab Test diterjunkan atas instruksi dari Kepala BIN, Jenderal Pol. (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan sebagai deteksi lanjutan terhadap penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Staf Khusus KaBIN Mayor Jenderal (Purn), Neno Hermiano mengatakan, jika kegiatan pro aktif yang dilakukan BIN sesuai dengan program pemerintah yaitu melakukan test yang masif dan tracing yang agresif serta isolasi yang ketat.

Bahkan, ia menyebut dipilihnya Pondok Betung sebagai lokasi rapid test massal dikarenakan wilayah tersebut sebagai episentrum penyebaran Covid-19.

“Wilayah ini terpilih karena daerah ini merupakan episentrum penyebaran Covid-19. Dengan upaya kita ini yang dapat mendeteksi lebih awal dan diharapkan dapat memutus mata rantai covid19,” ujar Neno dilokasi.

Dalam rapid test massal ini, jika dari hasilnya ada peserta yang reaktif (positif), maka pemeriksaan akan dilanjutkan dengan metode molekuler atau PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi positif atau tidaknya Covid-19 pada seseorang.

“Kita juga melakukan Swab Test untuk orang-orang yang ODP dan isolasi mandiri, di mana hasilnya akan lebih cepat yaitu dalam waktu lima jam, sehingga akan memberikan kepastian kepada warga yang selama ini menjalani isolasi mandiri,” ungkapnya.

Selain itu, BIN juga mengerahkan dua dokter dan sepuluh perawat dari Medical Intelligent dengan 10 loket pelayanan.

Rapid Test ini akan terus dilaksanakan di provinsi-provinsi yang telah menjadi zona merah penyebaran Covid-19 yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali dan Sulawesi Selatan. (nlr/plp)