Nasional
[SALAH] Area Proyek Bandara Kulonprogo Terendam Banjir
![[SALAH] Area Proyek Bandara Kulonprogo Terendam Banjir](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2019/03/Snipaste_2019-03-25_10-16-14.jpg)
Pemberitaan tentang
banjir di Proyek Bandara Kulonprogo atau New Yogyakarta Internasional Airport
(NYIA) telah kebanjiran merupakan informasi yang tidak benar. Project Manajer
Pembangunan (PMP) New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) PT Angkasa Pura
I, Taochid Purnomo Hadi membantah telah terjadi banjir di area proyek NYIA. “Tidak
ada banjir. [Sempat tergenang] di sebelah pintu masuk barat saja itu sebentar,
kemudian kita sodet,” kata Taochid.
=====
Kategori: False Context
=====
Sumber: Portal
Daring
https://www.law-justice.co/artikel/61648/belum-diresmikan-bandara-baru-yogya-sudah-terendam-banjir/
=====
Narasi:
Portal
law-justice.co memuat pemberitaan proyek Bandara Kulonprogo atau NYIA telah
banjir. Pemberitaannya berjudul “Belum Diresmikan Bandara Baru Yogya Sudah
Terendam Banjir.”
=====
Penjelasan:
Sebuah portal
daring memberitakan bahwa area proyek Bandara Kulonprogo atau New Yogyakarta
Internasional Airport (NYIA), Yogyakarta telah kebanjiran. Dalam beritanya,
portal itu tidak menyebutkan narasumber pemberitaannya.
Menanggapi pemberitaan
itu, pihak PT Angkasa Pura 1 membantahnya. Project Manajer Pembangunan (PMP)
New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) PT Angkasa Pura I, Taochid Purnomo
Hadi membantah telah terjadi banjir di area proyek NYIA.
“Tidak ada banjir.
[Sempat tergenang] di sebelah pintu masuk barat saja itu sebentar, kemudian
kita sodet,” kata Taochid.
Taochid mengatakan,
setelah hujan lebat pada Minggu (17/3/2019) lalu memang menyebabkan genangan di
sebagian lokasi proyek, namun ia tidak mengukur tingginya genangan. Ia juga
mengatakan, genangan itu tidak sampai menyebabkan banjir, seperti di bagian
runway yang ramai diberitakan.
Genangan itu,
menurut Taochid, hanya berlangsung sebentar lantaran pihaknya langsung membuat
sodetan di lokasi genangan sehingga limpahan air dari proyek tidak mengarah ke
pemukiman.
“Iya sudah
disodet, kalau enggak bisa diamuk massa dong nanti, ngeri juga. Enggak [banjir]
Alhamdulillah. [Genangan] di area sungai Carik, itu kemudian kita sodet terus
sudah aman,” ungkapnya.
Sebelumnya pihak
kepala desa setempat kata Taochid sempat mengingatkan agar berhati-hati supaya
tidak terjadi banjir yang berdampak ke masyarakat saat intensitas hujan tinggi.
“Jadi dari kepala
desa mengingatkan ‘pak ini hujan tidak berhenti-henti pak, hati-hati’. Terus
dari operasi sudah bersiap-siap sama peralatannya untuk mengantisipasi. Tidak
lama [terjadi genangan] begitu lihat [air genangan] sudah naik itu kemudian
kita sodet, lancar sudah aman,” kata dia.
Senada dengan
Taochid, pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun angkat bicara terkait
pemberitaan area proyek Bandara Kulonprogo banjir. Kepala Biro Komunikasi dan
Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan menyatakan bahwa informasi tersebut
tidak benar.
“Kami telah
mendapatkan informasi langsung dari tim di lapangan. Berita tersebut (area
proyek Bandara NYIA terendam banjir tidak benar atau hoaks,” kata Hengki.
Hengki
menjelaskan, berdasarkan keterangan PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) sebagai
pelaksana pekerjaan membenarkan terjadi hujan lebat mulai Sabtu (16/3) hingga
Senin (18/3) di wilayah Yogjakarta dan sekitarnya termasuk Kulonprogo. Namun,
kata Hengki, tidak terjadi genangan, baik di sisi udara dan underpass di area
proyek pembangunan NYIA.
Hengki menegaskan
pelaksana proyek NYIA telah tanggap dengan membuat saluran di sepanjang pinggir
proyek. “Sudah membuat saluran air sebanyak tiga titik, sehingga tidak ada
genangan disana,” ucap Hengki.
Sebelumnya,
beberapa media massa online menyebutkan proyek Bandara NYIA terendam banjir.
Hengki menjelaskan foto-foto dalam pemberitaan tersebut juga bukan seluruhnya
berasal dari proyek NYIA.
“Untuk kitu, kami
imbau masyarakat tidak ikut menyebarkan berita hoaks tersebut, karena dapat
menganggu kelanjutan proyek pembangunan bandara yang dinanti-nantikan
kehadirannya oleh kita semua,” kata Hengki.
=====
Referensi:
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/860953857570484/
https://tirto.id/manajemen-nyia-klaim-hanya-terjadi-genangan-di-area-proyek-bandara-djZu
https://www.jpnn.com/news/area-proyek-bandara-kulonprogo-terendam-banjir
Techno5 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan5 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Kampus6 hari agoGelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara
Pamulang6 hari agoSerah Terima Aset Rampung, Pilar Saga Ichsan Pastikan Jalan dan Drainase Villa Dago Pamulang Segera Diperbaiki
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Matangkan SPMB 2026/2027, Deden Deni: Persiapan Sudah Kami Lakukan Menyeluruh
Pemerintahan5 hari agoTangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Lewat Tangsel One, Pemkot Tangsel Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi
Pemerintahan5 hari agoDiskominfo-BPS Tangsel Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik





















