Tepis Hasil Survei, Kubu 01 Ungkap Pentingnya Efek Ma'ruf untuk Jokowi

By on Kamis, 17 Januari 2019

Kabartangsel.com, JAKARTA – Hasil riset lembaga survei Charta Politika mengatakan jika Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin belum bisa mendongkrak elektoral petahana Joko Widodo (Jokowi). Berdasar survei, hanya 0,2 persen masyarakat yang memilih incumbent karena kehadiran Ma’ruf.

Menanggapi itu, Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi menilai kehadiran Ma’ruf seharusnya tidak hanya dilihat dari aspek elektoral. Pasalnya, Ma’ruf berpengruh besar dalam mempertahankan pemilih islam bagi Jokowi.

“Kehadiran KMA (Kiai Ma’ruf Amin, red) bukan sebatas dimaknai untuk kenaikan elektabilitas, tapi juga harus dilihat perannya mempertahankan pemilih muslim di pak Jokowi,” ujar Baidowi kepada wartawan, Kamis (17/11).

Lebih lanjut, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai Ma’ruf berhasil menjadi tameng bagi Jokowi dari serangan isu SARA seperti keturunan aseng, aktivis PKI, anti islam dan sejenisnya.

“Karena kalau bukan dengan KMA maka isu SARA dan tudingan anti ulama dan anti islam akan terus dimainkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Baidowi menjelaskan, dengan kontribusi Ma’ruf sebagai tameng Jokowi, membuat petahana elektabilitasnya konsisten di atas 50 persen. Sehingga ia mengaku tidak sepakat jika Ma’ruf dianggap tidak berperan pada elektoral Jokowi.

“Dengan kehadiran KMA, tudingan-tudingan tersebut bisa terbantahkan. Sehingga efeknya elektabilitas Jokowi tetap di atas 50 persen,” pungkasnya.

(JPC)

Source