Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten di Serang, Senin (15/03).
Penyerahan LKPD ini juga dilakukan oleh beberapa pemerintah daerah seperti Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa dalam realisasi anggaran yang dilaksanakan oleh Pemkot Tangsel pada tahun 2020 ini mengalami banyak sekali hambatan. Diketahui sebelumnya, APBD Tangsel ditetapkan sebesar kurang lebih Rp 4 Triliun.
“Namun karena adanya Covid-19 yang serba mendadak. Kami melakukan penyesuaian,” ujar Airin yang menambahkan bahwa mayoritas realisasi anggaran diberlakukan untuk penanganan kesehatan di Kota Tangsel.
Adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap pergerakan ekonomi di Kota Tangsel. Airin menjelaskan pada awalnya PAD Kota Tangsel setiap harinya bisa mencapai Rp15-20 Miliar dalam satu hari. Tetapi dikarenakan adanya PSBB di Kota Tangsel, maka aktivitas serta pelayanan langsung harus dikurangi.
“Dengan dampak pengurangan pelayanan itu, kami hanya bisa mengumpulkan PAD hingga Rp500 juta dalam satu hari, berubah signifikan,” kata dia.
Namun, Airin meyakinkan bahwa jajaran pejabat di Tangsel terus menyesuaikan keadaan. Dimana pelayanan kesehatan yang bersifat urgensi tetap dilaksanakan dengan upaya peningkatan gerak ekonomi di Kota Tangsel.
“Untuk memastikan pelayanan-pelayanan tersebut berjalan, kami meningkatkan fasilitas isolasi bagi penderita Covid-19 dan membantu UMKM untuk tetap bergerak untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Airin.
Dua sektor tersebut sampai saat ini terus digerakkan agar bisa berjalan beriringan. Tanpa harus mengorbankan sektor lain. Sebab, jika tidak dilakukan demikian, maka masyarakat akan lebih merasakan dampaknya.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Arman Syifa mengapresiasi seluruh kinerja pimpinan daerah yang tetap berusaha menjalankan tugasnya. Memberikan pelayanan terutama di tengah pandemi seperti ini.
Adapun LKPD yang dirinya terima, dipastikan akan diperiksa kembali.
“Untuk memastikan keabsahan alokasi daerah dan bentuk pertanggungjawabannya,” tutupnya. (red/fid)
Sport5 hari agoDaftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim
Sport3 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Sport5 hari agoJadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026
Bisnis5 hari agoKolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif
Bisnis5 hari agoPuluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Serba-Serbi2 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten3 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Pemerintahan6 hari agoTangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital













