Pemerintahan
Tiga Tahun Berturut-turut, Tangsel Raih WTP

Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, meraih penghargaan pengelolaan keuangan derah dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari BPK RI perwakilan Provinsi Banten.
“Ini adalah penghargaan yang ketiga kalinya diraih Kota Tangerang Selatan secara berturut – turut,” kata Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany di Tangerang, Sabtu.
Dikatakan Airin, penghargaan diserahkan langsung oleh kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, I Nyoman Wara dalam acara penyerahan LHP dan LKPD TAHUN 2012, hari Jumat (7/6).
Meski diakui Airin jika pemberian penghargaan tersebut agak terlambat dari kota/kabupaten di Banten lain yang sudah lebih dulu diumumkan oleh BPK.
“Namun itu tidak menjadi masalah. Sebab, Kota Tangerang Selatan akhirnya bisa meraih penghargaan ini,” katanya.
Dikatakannya, untuk meraih WTP, Pemkot Tangsel telah melakukan pengendalian internal secara baik dalam hal ini fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) secara berkelanjutan dan menyeluruh.
Meskipun, lanjut Airin, ada beberapa catatan yang diberikan oleh BPK RI Banten, namun hal ini akan secepatnya diperbaiki.
Airin berharap, agar aparatur lebih jeli lagi dalam hal mencatatan administrasi. Karena jika pencatatan sudah tidak tertib administrasi, maka yang lainnya pun tidak akan tertib.
“WTP ini tidak perlu disikapi secara berlebihan, namun yang jelas, harus ada itikad untuk lebih baik lagi kedepannya,” katanya.
Ketua DPRD Tangsel, Bambang P Rachmadi mengatakan pihaknya membrikan apresiasi kepada pemkot Tangsel yang sudah bekerja keras, sehingga meraih predikat WTP.
Ia juga meminta agar tahun-tahun kedepan agar lebih meningkat lagi prestasi kerja aparatur pemerintah, dan mampu meningkatkan PAD kota Tangsel.
Kepala BPK RI perwakilan Banten, I Nyoman Wara mengatakan, Pemkot Tangsel memang sudah bagus dalam hal pengelolaan keuangan daerah, namun ada beberapa catatan yang harus diperbaiki seperti jeli terhadap pencatatan administrasi, aset daerah juga harus secepatnya diselesaikan. “Karena ini bagian dari tertib administrasi pencatatan aset daerah,” katanya. (Ant/KT)
Bisnis5 hari agoRupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah
Sport5 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia U-19 di ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026
Bisnis6 hari agoPrimaya Hospital Kelapa Gading Buka Akses Layanan Jantung Modern dengan Ablasi Tanpa Radiasi
Opini5 hari agoJangan Kesankan Indonesia Negara Bobrok
Komunitas4 hari agoTeRuCI Chapter Tangerang Rayakan Anniversary ke-18
Nasional5 hari agoAyu Aulia Bongkar Hubungan dengan Bupati Berinisial “R”, Singgung Kehamilan hingga Kehilangan Rahim
Techno6 hari agoNTT DATA Luncurkan Layanan Agentic AI untuk Infrastruktur Perusahaan
Sport5 hari agoHasil Timnas U17 Indonesia Vs Jepang 0-1 di Babak Pertama Piala Asia U17 2026

























