Lifestyle
3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Tingkatkan Fokus dan Kreativitas

Ketika mendengar kata senam, Anda mungkin langsung terbayang gerakan-gerakan rumit untuk menjaga kebugaran dan kelenturan tubuh. Namun, pernahkah Anda dengar gerakan senam otak?
Jika biasanya senam dilakukan guna menjaga kesehatan badan, senam otak berfungsi untuk menjaga kesehatan otak serta meningkatkan fungsi kognitif Anda. Senam otak tidak dilakukan dengan mengerjakan soal hitungan yang rumit atau memecahkan masalah berat demi melatih daya pikir, daya ingat, serta konsentrasi Anda.
Lalu bagaimana caranya?
Mengenal senam otak dan manfaatnya
Senam otak adalah serangkaian gerakan tubuh yang mampu menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif Anda. Gerakan tubuh memang sangat berpengaruh pada aktivitas otak. Dengan rutin melakukan senam otak, Anda bisa menyerap informasi lebih cepat, meningkatkan kemampuan belajar, mengasah refleks dan koordinasi tubuh, mempertajam daya ingat dan konsentrasi, serta menyeimbangkan tubuh dan pikiran. Senam otak juga bisa membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati Anda.
Senam otak yang kaya manfaat ini pertama kali dikembangkan pada 1960-an oleh seorang ahli pembelajaran asal Amerika Serikat, Paul Dennison dan istrinya, Gail Dennison. Awalnya senam otak dimaksudkan untuk membantu para siswa dan siswi supaya bisa belajar lebih efektif.
Namun, seiring berjalannya waktu senam otak menjadi semakin populer. Saat ini, siapa pun bisa dan sangat dianjurkan melakukan senam otak, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia. Beberapa instruktur juga kerap menjadwalkan senam otak untuk siswa-siswi penyandang disabilitas di sekolah luar biasa.
Anda juga bisa melakukan senam otak kapan saja. Entah itu di sela-sela kesibukan di kantor, di pagi hari, atau sebelum tidur. Akan tetapi, senam otak memang sebaiknya dilakukan secara rutin agar manfaatnya lebih cepat dirasakan.
Gerakan dasar senam otak
Pada panduan yang diterbitkan oleh pasangan suami istri Dennison, ada kira-kira 26 gerakan senam otak. Namun, sebagai pemula Anda bisa mencoba dulu gerakan dasarnya. Berikut adalah 3 gerakan senam otak yang bisa Anda coba.
1. 
Gerakan ini bisa dilakukan baik sambil duduk maupun berdiri. Namun, usahakan untuk mengambil posisi berdiri tegak. Buka kedua kaki Anda hingga selebar bahu. Angkat lutut kanan Anda sampai bersentuhan dengan siku kiri. Miringkan sedikit kepala dan bahu kiri Anda ke arah kanan sambil melakukan gerakan ini. Kemudian, ganti dengan sisi lainnya.
Ulangi gerakan ini sampai kira-kira 30 detik. Dengan melakukan gerakan senam otak ini, Anda bisa melatih keseimbangan otak kanan dan kiri, melatih pernapasan, serta meningkatkan ketahanan tubuh.
2.

Sama seperti gerakan sebelumnya, gerakan kedua juga bisa dilakukan sambil duduk atau berdiri. Jika Anda sedang duduk, gambarlah simbol ∞ atau seperti angka 8 tidur pada secarik kertas. Sementara kalau Anda sedang berdiri, Anda bisa membuat simbol tersebut di udara menggunakan jari-jari Anda. Mulailah dari titik di pusat kedua lingkaran tersebut dan buat lingkaran di kanan dulu, baru kiri. Selama kira-kira 30 detik, gambar simbol tersebut menggunakan tangan Anda yang dominan. Lalu, ganti dengan tangan Anda yang tidak dominan dan gambarlah selama 30 detik.
Menggambar dengan tangan yang dominan akan melemaskan otot-otot di telapak dan pergelangan tangan. Sementara menggambar dengan tangan yang tidak dominan mampu melatih kreativitas. Gerakan senam otak ini juga membantu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan kecermatan visual Anda.
3.

Berdirilah dengan tegak dan nyaman. Jalin kedua tangan Anda di depan dada secara menyilang. Pastikan kedua pergelangan kaki Anda saling menyilang, dengan posisi pergelangan kaki kiri di depan pergelangan kaki kanan. Pertahankan posisi ini sambil menutup mata dan menarik napas dalam selama yang Anda mampu. Embuskan napas lewat mulut perlahan-lahan. Gerakan senam otak ini bisa Anda lakukan selama 3 sampai 5 menit atau kalau Anda sudah merasa lebih tenang.
Dengan mempraktekkan gerakan ini, sistem saraf pusat pada otak akan menjadi lebih rileks. Anda pun bisa berpikir dengan lebih jernih dan fokus. Maka, gerakan senam otak ini bisa dilakukan jika Anda perlu mengambil suatu keputusan penting, sulit berkonsentrasi, dilanda kecemasan, atau sebelum mulai beraktivitas.
Nasional3 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis3 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis3 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis3 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Hukum13 jam agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur
Pemerintahan2 hari agoSambut Idulfitri 2026, Pilar Saga Ichsan Bersama Kemenhub Lepas Peserta Mudik Gratis dari Terminal Pondok Cabe
Jabodetabek1 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara






















