Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meminta semua guru bisa menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Demikian disampaikan Airin saat menghadiri Konferensi Kota III Tahun 2020 PGRI Kota Tangsel Masa Bakti 2019-2024 di Puspiptek, Setu, Sabtu (29/8/2020).
Airin menjelaskan bahwa Covid-19 bisa ditularkan dari sipapun kepada siapapun. Sehingga semua orang punya kesempatan yang sama untuk tertular virus ini. Dan untuk mencegahnya diperlukan masyarakat yang disiplin dalam proses penerapan protokol kesehatan.
“Yang penting imunitas. Untuk menjaga imunitas, masyarakat harus mengonsumsi makanan yang bergizi kemudian berolahraga dengan rutin. Hingga mengonsumsi vitamin sebagai peningkat daya tahan tubuh,” kata Airin.
Dalam kesempatan tersebut, Airin meminta kepada seluruh anggota PGRI memberikan masukan untuk proses belajar mengajar di tengah pandemi seperti ini.
“Saya mencari informasi seperti apa ide atau inovasi sehingga membantu kami, pemerintah untuk membuat kebijakan belajar mengajar yang lebih efektif dalam masa pandemi ini,” lanjutnya.

Airin Rachmi Diany saat menghadiri Konferensi Kota III Tahun 2020 PGRI Kota Masa Bakti 2019-2024 di Puspiptek, Setu, Sabtu (29/8/2020).
Airin menambahkan, tidak menutup kemungkinan, jika ada masukan dari PGRI maka bisa dimasukkan ke dalam kebijakan nasional sehingga bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Airin berharap PGRI bisa memberikan masukan. Sebab ketentuan belajar mengajar ini tidak bisa menunggu kebijakan dari atas. Melihat keadaan daerah yang berbeda-beda. Sehingga, untuk kebijakan pendidikan di Kota Tangsel hanya bisa diciptakan oleh Kota Tangsel itu sendiri.
“Saya yakin kepala sekolah yang dibantu oleh guru memiliki ide atau gagasan bagaimana sebetulnya memberikan belajar mengajar yang baik di masa pandemi.”
Airin mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan untuk guru honorer sudah dicairkan. Sementara untuk anggaran kuota, Airin memastikan bahwa Dindikbud Tangsel sedang melakukan proses pencairan sehingga akan segera sampai kepada guru di Kota Tangsel.
Terakhir, Airin berpesan bahwa guru masih menjadi tangan kanan pemerintah dalam proses pembangunan daerah dari sisi sumber daya manusia. Sehingga dia berharap guru mendapatkan perhatian yang besar dan bisa tetap termotivasi dalam melahirkan anak-anak yang berkualitas untuk meneruskan pembangunan daerah ini. (red/fid)
Kampus7 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Nasional2 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Pemerintahan7 hari agoDSDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal
Bisnis2 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Bisnis6 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis2 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Bisnis2 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur












