Lifestyle
Cara Menyimpan Beras Supaya Awet dan Tidak Berkutu, Cek Disini!

Saat membuka tempat penyimpanan beras, Anda mungkin pernah menemukan kutu atau serangga lainnya muncul di balik tumpukan beras. Bahkan, terkadang beras jadi berbau tak sedap, padahal beras tersebut harus Anda masak hari itu juga. Kalau sudah begitu, bisa jadi cara menyimpan beras yang Anda lakukan selama ini ternyata salah.
Dari mana asalnya kutu dalam beras?
Anda berulang kali memastikan bahwa jenis beras yang Anda beli dalam kondisi bersih dan aman dari kutu. Namun beberapa hari setelahnya, kok, berasnya jadi kutuan, ya?
Dilansir dari Livestrong, ada dua hal yang bisa menjadi penyebab munculnya kutu beras. Pertama, Anda mungkin tidak sadar bahwa sebenarnya beras yang Anda beli sudah tercampur dengan telur kutu.
Telur kutu ini kemungkinan berasal dari tanaman padi. Ketika dipanen, telur kutu tersebut terbawa ke dalam beras yang Anda beli dan menetas.
Selain itu, awalnya beras tampak bersih, kutu beras juga bisa menyelinap masuk ke dalam tempat penyimpanan beras Ada. Itulah kenapa, baik dan buruknya cara menyimpan beras yang Anda lakukan turut andil dalam menentukan kualitas beras tersebut.
Cara menyimpan beras yang tepat dan aman

Sudah benarkah cara menyimpan beras yang Anda lakukan? Yuk, coba intip langkah-langkahnya berikut ini.
1. Periksa wadah penyimpanan beras
Pastikan wadah penyimpanan beras dalam kondisi bersih. Perhatikan secara saksama hingga ke sela-selanya, apakah terdapat kutu atau tidak.
Periksa juga tempat penyimpanan biji-bijian lainnya, misalnya quinoa, kacang-kacangan, atau bahkan tepung dan pasta. Jika ada salah satu biji-bijian atau tepung yang mengandung kutu, sebaiknya segera buang dan jauhkan dari tempat penyimpanan beras. Sebab jika tidak, kutu tadi bisa pindah dan mengotori beras.
2. Segera pindahkan beras ke wadah tertutup
Wadah yang lembap dan tidak kedap udara dapat menarik kutu maupun serangga untuk masuk ke dalam beras. Maka itu, begitu sampai rumah, segera pindahkan beras dari karung ke wadah yang kering dan kedap udara. Entah di toples besar atau tempat penyimpanan beras khusus.
3. Masukkan tempat penyimpanan beras di kulkas
Ya, sebaiknya masukkan wadah penyimpanan beras ke dalam kulkas setidaknya seminggu. Cara menyimpan beras yang satu ini bertujuan untuk membunuh telur atau larva yang ada di dalam beras.
Menurut para ahli, suhu yang rendah alias dingin dapat membunuh semua serangga, termasuk kutu beras. Jika Anda yakin bahwa rumah sudah bersih dari kutu maupun serangga, Anda boleh mengeluarkannya dari kulkas dan mengembalikan wadah beras tersebut ke tempat semula.
Kabartangsel.com
Event3 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta 1-3, Macan Kemayoran Bungkam Macan Putih di Stadion Brawijaya
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport6 hari agoHasil Malut United FC vs Persita Tangerang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport6 hari agoPrediksi Pertandingan Malut United FC vs Persita Tangerang
Sport5 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Sport4 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2
Bisnis19 jam agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci























