Connect with us

Lifestyle

Bladder Outlet Obstruction (Obstruksi Outlet Kandung Kemih)

Definisi

Apa itu bladder outlet obstruction (obstruksi outlet kandung kemih)?

Bladder outlet obstruction (obstruksi outlet kandung kemih) atau obstruksi pangkal kandung kemih adalah penyumbatan yang terjadi pada pangkal kandung kemih. Kondisi ini menghambat atau menghentikan aliran urine menuju uretra (saluran yang membawa urine keluar dari tubuh).

BOO banyak dialami oleh pria lanjut usia. Penyumbatan biasanya berawal dari penyakit BPH (pembesaran prostat jinak), batu kandung kemih, atau kanker kandung kemih. Seiring bertambahnya usia, risiko mengalami penyumbatan akan semakin besar.

Gejala BOO dapat menyerupai gejala penyakit kandung kemih lainnya. Oleh sebab itu, Anda perlu menjalani rangkaian tes untuk mendiagnosis penyakit ini. Proses diagnosis juga berguna untuk mendeteksi penyakit lain yang menjadi pemicunya.

Advertisement

Setelah didiagnosis, barulah Anda dapat mengatasinya dengan konsumsi obat ataupun metode lain yang disarankan oleh dokter. Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin mudah pula pengobatannya.

Sebaliknya, BOO yang terlambat diobati dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada kandung kemih. Kerusakan akibat penyumbatan juga bisa memengaruhi seluruh saluran kemih hingga ginjal.

Gejala

Apa saja gejalanya?

Gejala obstruksi outlet kandung kemih sangat bervariasi dan bisa menyerupai penyakit lain seperti kandung kemih overaktif atau anyang-anyangan. Namun, penderita sering kali mengalami keluhan sebagai berikut:

  • Nyeri pada perut.
  • Sering buang air kecil.
  • Tidak bisa buang air kecil.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Aliran air kencing yang lemah dan lambat.
  • Terus menerus merasa ingin buang air kecil.
  • Kesulitan mengeluarkan urine saat buang air kecil.
  • Terjadi infeksi saluran kemih.
  • Aliran air kencing tersendat-sendat.
  • Sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil (nokturia).
  • Mual dan lemas bila penyakit sudah berdampak pada ginjal.

Kemungkinan ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mengalami gejala penyakit kandung kemih yang kurang jelas, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

Penyebab

Apa penyebab penyumbatan kandung kemih?

Seiring bertambahnya usia, semakin besar pula risiko Anda terkena berbagai gangguan kandung kemih. Gangguan tersebut lambat laun memengaruhi fungsi kandung kemih, termasuk menyebabkan penyumbatan dan menghambat aliran air kencing.

Advertisement

Kondisi yang paling sering menyebabkan penyumbatan kandung kemih antara lain:

  • penyakit BPH (pembesaran prostat jinak),
  • batu kandung kemih,
  • kanker kandung kemih,
  • tumor di area panggul (leher rahim, prostat, rahim, rektum),
  • Striktur uretra (penyempitan uretra akibat peradangan atau jaringan luka),

Beberapa kondisi berikut juga dapat menyebabkan BOO, tapi tergolong jarang:

  • sistokel (kandung kemih turun ke area organ intim),
  • masuknya benda asing ke dalam kandung kemih,
  • posterior urethral valves (kelainan bawaan lahir pada laki-laki),
  • spasme uretra (kejang otot uretra),
  • divertikulitis uretra (pembentukan kantong di sekitar uretra), dan
  • konsumsi obat-obatan untuk mengatasi kandung kemih overaktif (overactive bladder).

Diagnosis

Bagaimana cara mendiagnosis BOO?

Dokter mungkin mencurigai adanya BOO jika Anda mengalami pembesaran perut atau kandung kemih Anda lebih besar dari ukuran normal. Diagnosis BOO juga umum pada pria yang mengalami pembesaran prostat dan wanita dengan kandung kemih turun.

Pemeriksaan untuk mendiagnosis BOO meliputi:

  • Tes darah untuk mengecek tanda-tanda kerusakan ginjal
  • Tes uroflowmetri untuk mengukur seberapa cepat aliran urine
  • Tes urodinamik untuk melihat fungsi kandung kemih dan seberapa banyak aliran urine yang terhambat
  • Tes urine (urinalisis) untuk mencari apakah ada darah di dalam air kencing
  • Tes kultur urine untuk mengecek tanda-tanda infeksi
  • Sistoskopi dan urethrogram untuk melihat mencari penyempitan uretra
  • USG ginjal dan kandung kemih untuk menemukan lokasi penyumbatan

Pengobatan

Apa saja pengobatan yang tersedia?

Pengobatan BOO bergantung pada penyebabnya. Pada sebagian besar kasus, metode yang diandalkan adalah pemasangan kateter urine. Metode ini bertujuan untuk memperbaiki penyumbatan kandung kemih dan melancarkan aliran urine yang terhambat.

Dokter akan memasukkan kateter ke dalam uretra menuju kandung kemih. Pada kasus tertentu, dokter mungkin harus memasukkan kateter suprapubik melalui perut. Kateter ini memiliki fungsi yang sama, yaitu mengosongkan kandung kemih sehingga Anda bisa buang air kecil dengan normal.

BOO yang terdeteksi sejak dini dan belum menyebabkan komplikasi sebenarnya bisa ditangani dengan obat-obatan. Dokter akan meresepkan obat apa saja yang perlu Anda konsumsi berdasarkan penyakit awal yang menyebabkan penyumbatan.

Advertisement

Konsumsi obat-obatan juga dapat diandalkan untuk pengobatan BOO jangka panjang. Akan tetapi, pada kasus tertentu, penyumbatan kandung kemih yang telah berlangsung lama biasanya perlu ditangani dengan operasi.

Ini sebabnya obstruksi outlet kandung kemih harus dideteksi sedini mungkin. Pasalnya, penyumbatan pada organ penampungan yang vital ini belum berdampak pada ginjal, uretra, maupun bagian lainnya pada sistem perkemihan.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah BOO?

Kondisi kandung kemih terus menurun seiring waktu, tapi peluang timbulnya penyakit justru meningkat. Berbagai penyakit inilah yang dapat menyebabkan penyumbatan dan gangguan lainnya pada kandung kemih.

Cara terbaik mencegah BOO adalah dengan mengurangi risiko penyakit pada kandung kemih. Anda dapat memulainya dengan menjaga kesehatan kandung kemih lewat kiat berikut.

Advertisement
  • Tidak menahan buang air kecil.
  • Tidak terburu-buru saat buang air kecil agar kandung kemih kosong.
  • Rileks saat buang air kecil.
  • Minum cukup cairan, terutama air putih.
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.
  • Memperbanyak makanan berserat seperti sayur, buah, dan kacang-kacangan.
  • Menjaga berat badan sehat.
  • Berolahraga dan latihan otot panggul secara rutin.
  • Berhenti merokok.
  • Menggunakan pakaian yang longgar.

Langkah lainnya yang tidak kalah penting adalah berkonsultasi dengan dokter bila Anda mengalami gejala bladder outlet obstruction. Pemeriksaan lengkap dapat membantu mendeteksi penyakit lebih dini sehingga pengobatan menjadi lebih optimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum8 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional8 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno1 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport2 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport7 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport7 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten7 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Populer