Bisnis
bTaskee Perluas Akses Kerja Fleksibel di Sektor Jasa Rumah Tangga

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor jasa menjadi sektor dominan di wilayah perkotaan, dengan proporsi pekerja yang mencapai hampir 60% hingga 2024. Sementara itu, merujuk data Badan Pusat Statistik, Covid-19 menyebabkan PHK massal di sejumlah perusahaan. Seiring dengan perkembangan teknologi, platform digital kini turut membuka akses kerja yang lebih fleksibel dan terstruktur, termasuk di sektor jasa rumah tangga yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Salah satu platform jasa rumah tangga di Indonesia dari bTaskee Indonesia mencatat bahwa para mitranya berasal dari berbagai latar belakang dengan kebutuhan yang beragam dalam bekerja. Melalui sistem kerja berbasis aplikasi, mitra dapat mengatur waktu kerja secara fleksibel sekaligus memperoleh penghasilan, baik sebagai sumber utama maupun tambahan, dengan potensi pendapatan yang menyesuaikan tingkat aktivitas.
Di balik layanan yang diberikan, terdapat beragam cerita pekerja yang memanfaatkan peluang ini sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Tegar Saputra (32), seorang Tasker AC Cleaning, melihat pekerjaan ini sebagai sumber penghasilan utama yang memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu kerja, terutama di tengah meningkatnya permintaan saat musim panas. “Yang paling kerasa sih fleksibilitas waktunya, jadi saya bisa atur sendiri jadwal kerja, apalagi kalau ada urusan keluarga. Untuk penghasilan juga lumayan stabil karena orderan cukup rutin, apalagi pas musim panas biasanya lebih ramai. Sekarang ini jadi sumber utama saya untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Nita Rosita (38), seorang Tasker Cleaning yang berdomisili di Cibinong, Kabupaten Bogor, merasakan bahwa pekerjaan ini memberikan kenyamanan sekaligus peluang penghasilan yang menjanjikan. “Saya merasa nyaman bekerja di bTaskee, dan pendapatannya juga cukup meyakinkan. Penghasilan dari setiap order, termasuk tip dari pelanggan, sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sangat bersyukur bisa bergabung di sini,” paparnya.
Dari sisi perusahaan, bTaskee Indonesia menilai bahwa fleksibilitas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pekerja untuk memanfaatkan platform digital.
“Kami melihat bahwa fleksibilitas menjadi kunci bagi banyak pekerja untuk tetap produktif sambil menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Di sisi lain, kami juga memastikan setiap mitra yang bergabung telah melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan pengalaman serta kesiapan mereka dalam memberikan layanan secara profesional. Selain itu, kami terus berupaya menghadirkan sistem perlindungan bagi mitra agar mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan nyaman,” pungkas Diana Liudin, Marketing Manager bTaskee Indonesia.
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”


































