Ciputat Timur
Dekan Bukan Berlatar Belakang Ilmu Kedokteran, Mahasiswa PSPD FKIK UIN Jakarta Protes Rektor

Kebijakan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dede Rosyada yang mengangkat dekan baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menuai protes. Pasalnya, dekan yang baru seminggu dilantik tersebut bukan berlatar belakang ilmu kedokteran, melainkan farmasi.
Ratusan mahasiswa yang menamakan dirinya, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) FKIK UIN Jakarta, melakukan aksi damai menolak pengangkatan dan pelantikan dekan baru FKIK itu.
Menurut para mahasiswa tersebut pelantikan dan pengangkatan dekan mereka tidak sesuai dengan peraturan KKI Nomor 10 tahun 2012. Mereka menilai Rektor UIN yang baru dilantik, Dede Rosyada, secara sepihak memberhentikan dan mengangkat dekan baru.
“Kita ingin pemimpin kita seorang dokter, ini bukan perihal arogansi profesi, namun lebih ke kebutuhan dari profesi kita kedepannya,” ungkap Adlina, Koordinator aksi, Selasa (17/3).
Tuntutan mereka dari aksi ini adalah, pemilihan ulang dekan baru dengan calon-calonnya seorang dokter. Kedua pembentukan FK UIN Hidayatulloh secara mandiri terlepas dari FKIK yang sekarang.
Apabila aksi ini tidak ada respons positif dari pihak rektorat, para mahasiswa ini mengaku akan mengadakan strategi berikutnya.
Dosen PSPD FKIK UIN Jakarta Achmad Zakky juga mengatakan, pendidikan kedokteran mempunyai metode belajar yang berbeda dengan program perkuliahan lainnya. “Kebutuhan mahasiswa PSPD memang mengharuskan untuk mendapat dekan yang se-profesi, jadi ini bukan bentuk arogansi kita,” jelas Zakky.
Zakky mengatakan, dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh dosen, sebanyak 48 dosen memberikan pernyataan sikap untuk menolak dekan terpilih FKIK. “Penunjukan dekan di UIN Jakarta tidak mewakili mayoritas sivitas akademik,” ujar Zakky.
Sementara itu, berdasarkan hasil pertemuan dengan rektor dan jajarannya, Zata memaparkan, mahasiswa FKIK berhak mengawal jalannya statuta UIN Jakarta. Pihak UIN Jakarta juga menyanggupi untuk segera dibuat surat lampiran mengenai legalitas ijazah yang dipertanyakan mahasiswa FKIK nantinya.
Tidak hanya itu, rektor juga menjanjikan, akan diadakannya peninjauan kembali terkait penetapan dekan yang telah dilantik oleh rektor. “Rencananya Kamis besok,” jelas Zata.
Pada aksi tersebut, alumni serta dosen PSPD turut memberikan bantuan terhadap mahasiswa PSPD FKIK. Melalui diskusi dengan pihak rektorat tadi, Zata berharap, pergantian dekan dapat dilakukan sekali lagi. (rn/li/kt)
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek4 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall























