Lifestyle
Deretan Perawatan Gigi Berlubang Pada Anak yang BIsa Ortu Pilih

Gigi berlubang pada anak biasanya terjadi karena kurang memperhatikan kebersihan gigi. Anak-anak sangat suka makan yang manis-manis, seperti permen dan es krim. Terkadang, setelah makan makanan manis tersebut, anak-anak lupa menggosok gigi. Jadi memicu pertumbuhan bakteri dan gigi anak pun berlubang. Untuk mengatasinya, ada beberapa pilihan cara perawatan untuk anak Anda.
Perawatan untuk gigi berlubang pada anak
Perawatan gigi berlubang tergantung pada gejala, usia, dan kesehatan umum si kecil. Ini juga akan tergantung pada seberapa parah kondisinya.
Pada sebagian besar kasus, perawatan membutuhkan harus mengangkat bagian gigi yang berlubang dan menggantinya dengan filling atau tambalan. Tambalan adalah bahan yang diletakkan di gigi untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh kerusakan gigi. Tindakan ini juga disebut restorasi.
Ada beberapa jenis tambalan yang berbeda, termasuk:
Amalgam
Jenis tambalan gigi yang terbuat dari campuran perak, timah, tembaga, dan merkuri. Hampir 50 persen bahan yang digunakan adalah merkuri, dan biasanya tambalan ini digunakan untuk memperbaiki gigi geraham bagian belakang.
Komposit resin
Tambalan gigi ini terbuat dari campuran partikel plastik dan kaca halus silikon dioksida). Proses ini tergolong membutuhkan waktu yang sedikit lama karena dokter akan mengirim hasil cetakan kerangka gigi ke laboratorium terlebih dahulu untuk membuat isi cetakan gigi yang berlubang atau rusak.
Emas kuning
Tambalan gigi ini terbuat dari paduan emas yang dicampur logam. Tambalan gigi ini bisa menahan kekuatan mengunyah makanan yang teksturnya keras dan tebal.
Logam dan porselen
Logam dan porselen adalah bahan umum untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Kedua bahan ini biasa digunakan untuk memperbaiki semua bagian gigi, untuk veneer gigi, implan, bahkan kawat gigi.
Selain itu, pola makan anak juga perlu diperhatikan agar gigi berlubang tidak bertambah. Hindari makanan yang bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Misalnya, gula dan karbohidrat, asam fitrat, dan makanan cepat saji.
Jangan lupa untuk membiasakan si kecil sikat gigi dua kali sehari, supaya kebersihan mulutnya tetap terjaga. Tak hanya itu, meski tidak ada keluhan apapun, sebaiknya bawa anak rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Kabartangsel.com
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Sport4 minggu agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27






























