Banten
DPRD Banten Paripurnakan Tiga Raperda Usul DPRD

DPRD Provinsi Banten menggelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, Kamis (30/03/2023).
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Banten M. Nawa Said Dimyati dan bersama dengan Ketua DPRD Banten Andra Soni dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten H. Fahmi Hakim juga Barhum H.S. serta dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Banten dengan jumlah hadir 44 orang dari jumlah seluruh Anggota DPRD Provinsi Banten sebanyak 85 orang.
Agenda rapat paripurna ini terdiri Jawaban Komisi sebagai Pengusul 3 (tiga) Raperda Usul DPRD terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi atas 3 (Tiga) Raperda dan Persetujuan DPRD terhadap 3 (Tiga) Raperda Usul DPRD tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah; Pengelolaan Taman Hutan Raya Provinsi Banten; serta Pemberdayaan, Penataan, Pengembangan, dan Perlindungan Ekonomi Kreatif, Koperasi dan UMKM.
M. Nawa Said Dimyati mengatakan untuk menindaklanjuti tahapan rapat paripurna DPRD yang telah dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29 Maret 2023 telah disampaikan pandangan fraksi-fraksi terhadap tiga raperda usul DPRD oleh komisi pada pandangan fraksi tersebut.
H. Dede Rohana Putra selaku juru bicara dari Komisi V DPRD Banten sebagai pengusul Raperda Usul DPRD tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah mengatakan bahwa Raperda ini dapat menjadi tujuan konflik Pemerintah Provinsi Banten dalam melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Sehingga Provinsi Banten sebagai provinsi yang responsif gender pandangan ini, sejalan dengan nilai-nilai ajaran agama yang sangat menjunjung tinggi kaum perempuan kesetaraan dan keadilan gender. Bahkan perlu ditambahkan substansi agar pemerintah daerah dan tidak membeda-bedakan penempatan perempuan dalam posisi dan jabatan struktural pemerintahan daerah sesuai kompetensi,” tuturnya.
Yoyon Sujana,SE selaku juru bicara dari Komisi II DPRD Banten sebagai pengusul Raperda Usul DPRD tentang Pengelolaan Taman Hutan Raya Provinsi Banten dan menjelaskan urgensi Raperda ini perlu menjadi prioritas pembahasan. Sebab dinilai pengelolaan Taman Hutan Raya Provinsi Banten dalam faktor penting, mengingat Provinsi Banten memiliki taman hutan raya yang luas indah dan keanekaragaman hayati yang tinggi.
H. Muhsinin selaku juru bicara dari Bapemperda menjadikan pengusul Raperda Usul DPRD tentang Pemberdayaan, Penataan, Pengembangan, dan Perlindungan Ekonomi Kreatif, Koperasi dan UMKM mengucapkan terimakasih atas dukungan serta saran berkaitan dengan relatif rendahnya partisipasi milenial dalam ekonomi kreatif yang menjadi tantangan pembentukan Raperda ini, antara lain mengatur pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha ekonomi kreatif yang pada akhirnya dapat menumpuk minat generasi milenial menjadi pelaku usaha ekonomi kreatif.
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno1 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System





















