TANGERANG – Pedagang daging di Pasar Anyar, Kota Tangerang mogok jualan lantaran lonjakan harga yang tak wajar. Akibatnya, ratusan lapak di pasar tradisional tersebut kosong tanpa aktivitas.
Herman seorang pedagang cabai di Pasar Anyar mengatakan pemandangan tak biasa ini baru terjadi hari ini. Pada Selasa (19/1/2021), sudah banyak pedagang sapi potong yang mogok berjualan, namun tak sebanyak hari ini.
“Tapi baru hari ini bablas enggak ada sama sekali penjual (daging sapi potong). Katanya mah pada mogok jualan tapi enggak tahu sampai kapan saya,” kata Herman.
Para pembeli pun, sambung Herman, banyak yang bertanya kemana para pedagang sapi potong tersebut. Mereka kaget lapak langganannya tiba-tiba saja kosong dan tidak ditemukan satupun pedagang daging sapi di sana.
“Pagi banyak yang nanyain daging sapi, tapi ya memang enggak ada yang jualan. Kan terpusat di sini,” tutur Herman.
Ternyata, pelaku usaha Rumah Potong Hewan (RPH) di wilayah Tangerang, sementara waktu ini menghentikan usahanya. Hal itu, sebagai bentuk aksi protes pelaku usaha penyedia daging sapi lantaran tingginya harga sapi hidup hingga detik ini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) seruan aksi mogok itu selama tiga hari. Aksi tersebut rencananya dilakukan sejak Selasa 19 Januari hingga Kamis 21 Januari 2021 besok. (KEY/WT)
Banten5 hari agoDownload SPTJM SPMB Banten 2026
Banten5 hari agoPra SPMB 2026 Provinsi Banten
Banten5 hari agoJadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKh Provinsi Banten 2026
Banten5 hari agoJuknis SPMB Banten 2026
Pemerintahan7 hari agoBenyamin Davnie Lantik 6 Pejabat Eselon II Tangsel, Open Bidding Terakhir Diganti Sistem Merit
Nasional7 hari agoSurabaya ISOPLUS Marathon 2026 Digelar 4 Oktober
Pemerintahan5 hari agoDorong Pelayanan Prima, Benyamin Davnie Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Baru Disdukcapil–Bapenda Tangsel
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Apresiasi Perayaan HUT ke-50 Wadassari













