Minum Kopi Memicu Gigi Sensitif, Kok Bisa?

By: Sabtu, 17 Oktober 2020

Salah satu penyebab gigi ngilu adalah kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, ataupun asam. Nah, salah satunya adalah minuman kopi. Bila Anda termasuk penikmat kopi berat, cari tahu penjelasan mengenai kaitan antara kopi dan gigi sensitif, serta cara aman menikmati kopi tanpa cemas timbul  gigi ngilu.

Minum kopi dan gigi sensitif

minum kopi memicu gigi sensitif

Bayangkan ketika Anda sedang asyik minum kopi favorit lalu timbul rasa ngilu. Fokus Anda saat bekerja bisa saja terganggu dan pekerjaan tidak bisa terselesaikan dengan optimal. Yuk, pahami dulu hubungan minum kopi dan gigi sensitif di bawah ini.

Kopi yang bersifat asam, memicu kondisi mulut menjadi asam. Hal tersebut berdampak pada terkikisnya enamel atau email gigi. Enamel merupakan lapisan terkuat pada gigi kita. Enamel sebagian besar terdiri dari hydroxyapatite, mineral yang memberi proteksi pada lapisan gigi.

Selain enamel, ada dentin dan sementum yang juga berperan dalam melindungi gigi dan akar gigi. Sementum berfungsi melindungi akar gigi pada bagian garis bawah gusi. Sementara dentin terdiri atas saluran kecil terhubung pada akar gigi yang disebut tubulus.

Ketika enamel mulai menipis akibat asam, dentin tak lagi terlindungi secara optimal. Ini dikarenakan, kopi dapat menciptakan suasana asam, serta bersifat erosif pada enamel gigi. Bila asam terus menerus menyentuh gigi, tentunya gigi tak terlindungi secara utuh dan memicu gigi sensitif.

Saat kita mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, maupun asam, hal ini dapat merangsang sensitivitas saraf dalam gigi. Lapisan enamel yang menipis tidak dapat melindungi dentin gigi sehingga makanan atau minuman dapat menyisip masuk ke dalam saluran tubulus dan “menyentuh” saraf gigi, mengakibatkan rasa ngilu. Kondisi ini dikenal dengan hipersensitivitas gigi atau gigi sensitif.

Haruskah puasa kopi agar gigi tidak lagi ngilu?

sikat gigi saat puasa

sikat gigi saat puasa

Minum kopi memang dapat memicu gigi sensitif. Tidak hanya gigi ngilu, jika dibiarkan tanpa perawatan, efek gigi sensitif bisa saja merusak jaringan gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Kabar baiknya, hal ini bisa dicegah sedini mungkin dengan melakukan perawatan gigi sensitif yang tepat. Berikut tips mengatasi gigi sensitif untuk pecinta kopi.

1. Berkumur dengan air putih

Anda tidak harus puasa kopi untuk menghindari gigi ngilu muncul tiba-tiba. Berkumur dengan air putih dapat membantu menetralkan asam pada mulut. Jadi, jangan lupa untuk berkumur setelah Anda menikmati kopi, ya. Sifat asam pada kopi akan terbilas air sehingga kemungkinan terkikisnya enamel pun dapat dikurangi. Dengan membiasakan hal ini, Anda tak perlu lagi cemas akan gigi sensitif setelah minum kopi.3

2. Menyikat gigi dengan pasta gigi yang tepat

Agar gigi sensitif tidak timbul setelah minum kopi, jangan lupa menyikat gigi dua kali sehari. Gunakan bulu sikat yang lembut agar enamel gigi tidak menipis. Tak perlu menekan terlalu keras saat menyikat, cukup sikat seperti biasa.

Pada sisi depan atau luar gigi, sikatlah dengan arah gerakan dimulai dari area gusi ke ujung gigi. Misalnya, pada gigi bawah sikatlah dari bawah ke atas. Sementara pada gigi bagian atas, gerakan menyikat dari atas ke bawah. Jangan lupa, bersihkan permukaan atau sisi atas gigi yang sering digunakan untuk mengunyah makanan. Sikat juga bagian dalam gigi.

Jika Anda pernah merasakan ngilu gigi sensitif sebelumnya, jangan lupa pilih pasta gigi yang tepat. Anda bisa menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride dan potassium nitrate, agar gigi dapat terlindungi.

Berdasarkan Journal Of Clinical And Experimental Dentistry, kandungan 5% potassium nitrate dan fluoride dalam pasta gigi dapat memberikan efek pereda ngilu yang cepat sehingga gigi sensitif dapat teratasi dengan segera. Di samping itu, fluoride juga memberikan perlindungan pada gigi dan membantu menguatkan enamel.

Asamnya kopi bisa saja menimbulkan aroma yang tidak sedap pada mulut. Nah, agar mulut tetap segar gunakan pula pasta gigi dengan kandungan mint. Kombinasi ketiga kandungan ini dapat melindungi kesehatan mulut dan gigi Anda secara menyeluruh.

3. Rutin kontrol ke dokter gigi 

Terakhir, jangan lupa rutin kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Dokter akan memantau kesehatan gigi Anda, selaku pecinta kopi. Bila masih ada keluhan gigi sensitif, jangan ragu konsultasikan segera. Dokter gigi akan memberikan rekomendasi perawatan yang tepat terkait keluhan yang Anda alami. 3

Di samping itu, rutin ke dokter gigi juga menjadi cara pencegahan gigi berlubang dan upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Sekarang Anda sudah tahu mengapa kopi bisa memicu gigi sensitif. Untungnya, ada tiga langkah sederhana yang bisa dilakukan supaya Anda tetap bisa minum kopi tanpa dilanda rasa khawatir akan gigi sensitif. Selalu terapkan perawatan gigi di atas, agar kesehatan gigi dapat terjaga. 

Kabartangsel.com

Source


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *