Connect with us

Akun Instagram resmi penyelenggaraan All England 2021 yaitu @allenglandofficial tumbang. Pengguna akun instagram @allenglandofficial saat ini tidak dapat ditemukan. Jika mengakses melalui dekstop, hanya terdapat tulisan “Maaf, halaman ini tidak tersedia Tautan yang Anda ikuti mungkin telah rusak, atau halaman telah dihapus. Kembali ke Instagram”.

Tumbangnya akun instagram Yonex All England Badminton ini diduga karena diserang oleh netizen asal Indonesia yang kecewa karena penyelenggara dinilai tidak fair.

Usai akun instagram @allenglandofficial tumbang, kini akun instagram @bwf.official yang merupakan akun instagram resmi Badminton WOrld Federation jadi sasaran netizen Indonesia. Setiap maupun video yang baru diunggah langsung dikomentari netizen Indonesia.

Advertisement

Diketahui, tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England Open 2021 yang digelar di Birmingham, Inggris. Tim Indonesia juga diperlakukan secara diskriminatif dan tidak profesional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memantau langsung perkembangan kejadian yang menimpa tim bulu tangkis Indonesia pada ajang All England Open 2021 yang digelar di Birmingham, Inggris.
Presiden telah menginstruksikan untuk melakukan langkah cepat dan terbaik terutama bagi tim bulu tangkis Indonesia yang saat ini tengah dikarantina di Inggris.

“Presiden meminta kepada kami dan Kementerian Luar Negeri untuk melakukan langkah-langkah yang cepat dan terbaik terutama untuk menyelamatkan anak-anak kita di sana, itu di satu sisi. Kemudian sisi yang lain, tentu Pak Presiden juga meminta supaya perlakukan-perlakuan yang tidak baik kepada kita ini jangan didiamkan, harus tetap dipersoalkan, tentu ada jalur-jalurnya,” ujar Menpora, Jumát (19/3).

Ketua Umum (Ketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari menyampaikan pihaknya telah melayangkan surat protes kepada Badminton World Federation (BWF) terkait dipaksa mundurnya tim bulu tangkis Indonesia dari All England Open 2021 yang digelar di Birmingham, Inggris. Tim Indonesia juga diperlakukan secara diskriminatif dan tidak profesional.

Advertisement

“Kami dalam hal ini memberi pernyataan yang sangat tegas kepada BWF agar tidak buang badan ke Pemerintah Inggris. Kami sudah melayangkan surat kepada BWF dan juga kepada NOC Inggris,” ujarnya.

BWF dalam keterangan resminya mengungkapkan alasan penyingkiran seluruh wakil Indonesia dari All England 2021. Rombongan Merah Putih disebut telah terpapar Covid-19 dan diwajibkan untuk isolasi diri oleh Pemerintah Inggris.

“Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan Badminton Inggris dapat mengonfirmasi bahwa sejumlah pemain dan anggota tim dari Indonesia telah dihubungi oleh layanan Tes dan Penelusuran National Health Service (NHS) Pemerintah Inggris dan diharuskan untuk mengisolasi diri dengan segera,” begitu pernyataan BWF di situs resminya, Kamis (18/3/2021).

“Sesuai dengan persyaratan Pemerintah Inggris, seluruh tim akan mengisolasi diri selama 10 hari sejak tanggal penerbangan masuk setelah seseorang yang melakukan perjalanan dalam pesawat dinyatakan positif Covid-19,” sambungnya.

Advertisement

“Semua pemain Indonesia tidak akan dapat bertanding di fase saat ini dan babak berikutnya dan oleh karena itu telah ditarik dari YONEX All England Open 2021. Kami turut menyesali konsekuensi yang tidak menguntungkan ini,”.

“BWF dan Badminton Inggris akan terus mengikuti semua protokol yang disyaratkan oleh Pemerintah Inggris dan otoritas kesehatan setempat untuk memastikan keselamatan semua peserta. Semua hasil hingga saat ini akan tetap berlaku dan undian tidak bakal berubah. Semua lawan yang dijadwalkan di babak berikutnya akan diberikan walkover,” demikian tulis BWF. (red)

Advertisement

Populer