Tb Bayu Murdani Digadang-Gadang Jadi Bakal Calon Walikota Tangsel yang Diusung PDIP

By: Rabu, 8 Juli 2015

Dalam pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nanti, PDIP Kota Tangsel akan mencalonkan kader sendiri sebagai walikota, TB Bayu Murdani digadang-gadang bakal menjadi calon walikota yang akan diusung partai berlambang banteng bermoncong putih ini.

Ia buka suara soal pencalonan dirinya dalam Pilkada Tangsel. Bayu menyatakan, siap maju menjadi nomor satu. Namun begitu, ia tak menggembar-gemborkan urusan itu karena dirinya yang memegang kendali.

Bayu mengklaim, politik itu terukur. Maka sejatinya, politisi bisa mengukur politik, bukan diukur perpolitikan. Lalu, soal kepastiannya untuk maju, tergantung pada partainya.

Namun soal kenapa dirinya tidak pernah menyatakan itu di media karena ia sendiri yang mengikuti prosesnya.

“Biarkan saja orang menggunakan cara itu. Cara tebar visi-misi. Saya kan punya partai. Saya pakai jalur partai,” ujarnya, Senin (6/7).

Sebab, kata Bayu, percuma menggembar-gemborkan visi kalau pada akhirnya tidak memiliki tunggangan. Kalau akhirnya, kata dia, tidak ada partai yang mau mengusungnya.

Maka itu, biarkan saja orang menggunakan caranya sendiri karena dia punya cara lain menuju ke arah sana. “Kalau ambisi doang mah, menghayal namanya. Saya sedang mengikuti tahapan partai. Dengan itu, berarti saya siap maju,” jelasnya.

Saat ditanya siapa yang akan mendampinginya maju menjadi calon wakil walikota, Bayu menjawab politis. Menurutnya, politik itu seni. Sehingga, apa pun akan terjadi dengan cara yang indah dan asyik untuk diikuti.

“Dalam rapat internal jelas ada banyak tokoh yang masuk. Ada Airin, Arsid, HM Shaleh, termasuk Ikhsan Modjo. Nah, Bayu (ia menyebut dirinya, red) harus siap ditempatkan di mana pun, selama dinilai DPP layak,” katanya.

Selain itu, Bayu mengklaim, partainya terbuka dengan tokoh mana pun. Tak ada pengecualian bagi seorang tokoh yang mungkin akan dimajukan dari PDIP, ketika, memiliki kriteria yang sudah ditetapkan oleh partainya.

“Termasuk Oneng, Ikhsan Modjo. Juga sudah masuk. Sekarang, rekomendasi berjalan terus. Partai itu harus melihat berbagai kemungkinan. Kalau hanya masang dua atau satu, kemungkinan menang tipis. Partai saya tidak gegabah untuk memutuskan nama,” ujarnya. (te/kt)