Banten
RSUD Banten Diminta Berbenah

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Zaenal Abidin menyayangkan mundurnya sejumlah dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Pihak RS pun disarankan untuk rapat evaluasi manajemen.
“Saya pikir itu masalah manajemen. Pimpinan RS harus rapat. Karena hal ini akan berimbas pada masyarakat atau pasien. Kalau sudah menyangkut pasien, jadi tanggung jawab Pemerintaj Daerah juga,” jelas Zaenal pada wartawan, Kamis (20/11/2014).
Zaenal pun menyayangkan perekrutan pimpinan RS yang tidak sesuai kompetensinya. “Semua ada tahapannya, masing-masing institusi. Tidak bisa orang baru langsung diangkat. Seperti kita melihat orang yang biasa bawa sepeda kemudian dia bawa pesawat.”
Sebelumnya, Pemprov Banten dikritik karena penanganan manajemen RSUD Banten yang kacau balau. Klasifikasi RSUD Banten yang masih berkategori non class atau setara puskesmas dinilai bisa berdampak serius dalam menangani pasien. Akibat itu, sekitar 42 dokter spesialis rencananya akan mengundurkan diri. (l6/kt)
Kampus7 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Nasional2 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Pemerintahan7 hari agoDSDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal
Bisnis2 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Bisnis6 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis2 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Bisnis2 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur














