Lifestyle
Tak Hanya Sedapkan Makanan, Simak 3 Manfaat Thyme Bagi Kesehatan

Sama seperti rosemary, tanaman thyme juga merupakan rempah-rempah yang biasanya digunakan pada masakan Barat. Selain sebagai penyedap makanan, rempah ini telah dikenal sejak dulu sebagai obat-obatan. Memangnya, apa manfaat tanaman thyme bagi kesehatan tubuh? Yuk, pelajari lebih dalam pada ulasan berikut ini.
Manfaat thyme bagi kesehatan tubuh
Thyme (Thymus vulgaris) adalah sejenis tanaman mint yang berasal dari daratan Eropa. Tanaman ini dapat tumbuh dengan mudah pada celah batu maupun kayu yang cukup sinar matahari. Oleh karena itu, thyme dapat dibudidayakan di seluruh penjuru dunia.
Kebanyakan orang menggunakan thyme sebagai penyedap makanan. Bagian daun, bunga, dan batangnya dicincang asal dan dicampur dengan peterseli dan daun salam untuk membumbui kaldu, semur, dan sup.
Tidak hanya itu, masyarakat Yunani dan Mesir sudah menggunakan thyme sebagai tanaman herbal sejak lama. Bahkan, beberapa produk seperti sabun, pasta gigi, parfum, kosmetik, dan krim antibakteri juga menggunakan thyme sebagai bahan dasarnya.
Penggunaan thyme pada berbagai produk ini ternyata dilatarbelakangi oleh kandungan berbagai senyawa aktif yang bermanfaat. Agar lebih jelas, mari bahas satu per satu manfaat thyme berikut ini.
1. Berpotensi menurunkan tekanan darah

Sebuah studi yang diterbitkan pada Acta Poloniae Pharmaceutica and Drug Research melaporkan salah satu khasiat tanaman thyme untuk hipertensi (tekanan darah tinggi).
Studi berbasis hewan ini menemukan bahwa tikus yang diberi ekstrak metanol yang mengandung senyawa aktif tanaman thyme dapat menurunkan kadar trigliserida, kolesterol jahat, tekanan darah sistolik dan diastolik.
Meski potensinya ada, penelitian tersebut butuh pengamatan lebih lanjut untuk memastikan efeknya pada manusia.
2. Membantu meredakan batuk


Manfaat thyme selanjutnya adalah membantu meredakan batuk. Meski penyakit umum terjadi dan kadang sembuh dengan obat tanpa resep, gejalanya bisa mengganggu aktivitas Anda.
Sebuah studi pada jurnal Arzneimittelforschung menemukan potensi thyme untuk pasien bronkitis akut. Bronkitis adalah peradangan yang menyerang saluran bronkial.
Sebanyak 361 pasien bronkitis akut yang mengikuti rawat jalan dibagi menjadi 2 kelompok. Mereka diminta untuk meminum sirup kombinasi tanaman thyme dan ivy dengan sirup biasa selama 10 hari.
Hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang minum sirup thyme dan ivy mengalami penurunan gejala batuk pada hari ke-7 sebesar 67 persen. Sementara pasien yang minum sirup biasa mengalami penurunan gejala batuk sebesar 47 persen.
Selain minum sirup batuk yang mengandung thyme, banyak orang yang mencoba mendapatkan manfaat ini dengan minum teh thyme. Teh yang hangat ini bisa meningkatkan asupan cairan sehingga membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan yang menyebabkan Anda terus batuk.
3. Membunuh bakteri di rumah


Mendapatkan khasiat thyme tidak hanya dengan mengonsumsi ekstraknya. Ini bisa juga Anda dapatkan dengan menggunakan thyme sebagai bahan pembersih di rumah. Secara tidak langsung rumah yang bersih memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh.
Studi pada jurnal Letters in Applied Microbiology, menemukan bahwa minyak esensial thyme memiliki senyawa antijamur. Senyawa aktif yang dimaksud adalah p-cymene (36,5%), thymol (33,0%) dan 1,8-cineole (11,3%). Anda dapat menggunakan minyak ini untuk membersihkan dinding rumah yang berjamur.
Ingat, membiarkan rumah dipenuhi jamur bisa menimbulkan masalah kesehatan, terutama bagi orang dengan penyakit asma dan alergi.
Perhatikan hal ini jika ingin mendapatkan manfaat thyme
Tidak semua orang aman menggunakan thyme, baik itu berbentuk ekstrak, minyak, maupun thyme yang masih segar. Hal ini dikarenakan kandungan tertentu pada thyme juga bisa menimbulkan reaksi alergi.
Jadi, sebelum menggunakan pastikan lebih dahulu bahwa Anda tidak punya alergi terhadap thyme, oregano, dan tanaman spesies Lamiaceae sp..
Selain itu, konsultasikan lebih dahulu pada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau menggunakan obat-obatan tertentu. Pasalnya, senyawa thyme dapat berinteraksi dengan obat antikejang atau obat antikolinergik yang digunakan pasien asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).
Hindari penggunaan thyme jika Anda memiliki masalah pada pembekuan darah atau baru saja menjalani operasi. Tanaman thyme dapat meningkatkan risiko perdarahan lebih parah.
Kabartangsel.com
Techno5 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan4 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Kampus6 hari agoGelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara
Pamulang5 hari agoSerah Terima Aset Rampung, Pilar Saga Ichsan Pastikan Jalan dan Drainase Villa Dago Pamulang Segera Diperbaiki
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Matangkan SPMB 2026/2027, Deden Deni: Persiapan Sudah Kami Lakukan Menyeluruh
Pemerintahan5 hari agoTangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Lewat Tangsel One, Pemkot Tangsel Hadirkan Layanan Publik Berbasis AI Terintegrasi
Pemerintahan4 hari agoDiskominfo-BPS Tangsel Dorong Data Akurat Melalui Program Kelurahan Cinta Statistik
























